RADAR MALIOBORO - Meluangkan waktu sejenak di alam terbuka merupakan kesempatan untuk memberikan kesehatan mental, emosional, dan fisik. Maka dari itu luangkanlah waktu untuk beraktivitas di luar ruangan dan di rumah.
Sesibuk apapun kalian dengan pekerjaan di dalam ruang, menatap laptop dan smartphone, bergeraklah ke alam terbuka untuk menghilangkan stres dan mengistirahatkan otak dari pekerjaan sehari-hari.
Saat ini banyak masalah kesehatan mental yang terjadi di lingkungan. Dengan kembali ke alam bisa menghilangkan stress dan juga kecemasan.
Berikut manfaat beraktivitas di alam terbuka !
1. Membuat suasana hati menjadi lebih baik
Menghirup udara segar dapat meningkatkan kadar oksigen di otak. Pada gilirannya meningkatkan kadar serotonin, neurotransmitter yang mengubah suasana hati anda.
Selain itu, berolahraga di luar ruangan seperti hiking, berlari, bersepeda, dan kayak juga dapat meningkatkan produksi endorfin.
Seperti serotonin, neurotransmiter ini adalah penguat suasana hati.
2. Memulihkan tenaga dan menghilangkan stres
Disaat kamu menghabiskan waktu di awal, kamu akan rehat sejenak dari pemicu stress sehari-hari, seperti teknologi dan interaksi sosial yang bisa jadi melelahkan.
Alam bisa menyembuhkan dengan menyegarkan tubuh dan pikiran kita, terutama jika kita meluangkan waktu untuk mengamati lingkungan sekitar.
Dengan menghabiskan waktu di alam akan menurunkan penanda stres, seperti penurunan detak jantung, kortisol air liur, tekanan darah, dan aktivitas sistem saraf simpatis.
Paparan alami selama 10 hingga 15 menit akan bermanfaat untuk meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, serta suasana hati serta konsentrasi.
3. Meningkatkan kreativitas dan konsentrasi
Menghabiskan waktu di alam dapat meningkatkan kreativitas dan meningkatkan fokus.
Studi dalam Journal of Environmental Psychology menemukan, orang yang menghabiskan waktu di alam lebih kreatif dan mampu memecahkan masalah.
Penelitian lain dalam Journal of Environmental Science and Technology menemukan, orang yang berjalan di sekitar pepohonan selama 90 menit mengalami peningkatan aktivitas saraf di bagian otak.
3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Efek berkegiatan di alam membantu mengurangi respons stress pada tubuh, yang membantu meningkatkan kesehatan dan respons imun secara keseluruhan.
Ketika kamu menghirup udara segar, bahan kimia yang ada di udara dikeluarkan oleh tanaman yang memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Saat menghirup phytoncides, tubuh akan meningkatkan jumlah dan aktivitas sejenis sel darah putih yang merupakan sel alami untuk melawan infeksi.
4. Membuat kualitas tidur lebih nyenyak
Selain mempengaruhi neurotransmitter seperti serotonin dan endorfin, yang membantu anda rileks, berada di luar ruangan membuat Anda terpapar cahaya alami. Paparan cahaya, mempengaruhi hormon melatonin.
Saat kita berada di bawah sinar matahari, melatonin di tubuh kita berkurang. Ini membantu kita bangun di pagi hari.
Dengan tidak adanya sinar matahari, tingkat melatonin kita meningkat, membuat kita mengantuk atau lesu.
Mendapatkan sinar matahari pada waktu yang tepat dapat membuat tidur malam lebih nyenyak.
Selain itu, vitamin D yang didapat tubuh Anda dari sinar matahari, juga berperan dalam suasana hati dan relaksasi.
Editor : Meitika Candra Lantiva