RADAR MALIOBORO - Liburan selalu diantisipasi dengan penuh antusiasme oleh berbagai kalangan, baik itu pekerja maupun pelajar.
Terlebih lagi, kini momen liburan ini bersandingan dengan masa liburan sekolah, cuti Natal tahun 2023, dan merayakan awal tahun 2024.
Oleh karena itu, liburan akhir tahun sering dijadikan kesempatan untuk berwisata bersama keluarga dan teman-teman terdekat.
Meski begitu, sebelum memulai perjalanan liburan yang panjang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama untuk memastikan bahwa rumah tetap aman selama ditinggalkan.
Dilansir dari Jawa Pos pada Kamis (20/12), berikut 8 tips yang dapat membantu menjaga keamanan rumah saat sedang kosong:
1. Matikan instalasi listrik, mesin atau saluran air, dan gas
Sebagai langkah pencegahan yang bijaksana sebelum meninggalkan rumah untuk periode yang cukup lama, disarankan bagi pemilik rumah untuk mematikan sepenuhnya instalasi listrik, mesin-mesin, serta menutup saluran air dan gas.
Tindakan ini bertujuan untuk menghindari terjadinya insiden yang dapat menimbulkan bahaya, seperti kebakaran yang mungkin terjadi akibat korsleting listrik.
2. Isi saldo token atau bayar tagihan listrik
Sebelum memulai liburan, disarankan bagi pemilik rumah untuk melakukan pengecekan terhadap sisa saldo listrik yang tersedia.
Jika ditemukan bahwa saldo listrik hampir habis, sebaiknya segera melakukan pengisian ulang untuk memastikan penyalakan lampu yang memadai.
Tindakan ini bertujuan agar penerangan di rumah tetap aktif dan menghindari potensi padamnya lampu saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.
3. Singkirkan makanan yang cepat busuk dari kulkas
Makanan yang mudah mengalami basi dapat menimbulkan aroma yang tidak menyenangkan, terutama jika disimpan di dalam kulkas.
Situasi ini dapat mengakibatkan makanan lain terpapar aroma yang tidak diinginkan dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur serta bakteri.
4. Jangan lupa kunci pintu dan jendela
Rumah yang ditinggalkan sering kali menjadi target bagi pencuri, terutama jika akses masuk seperti pintu dan jendela mudah ditembus.
Oleh karena itu, disarankan bagi pemilik rumah untuk menggunakan pengaman ganda seperti gembok pada pintu dan memasang teralis besi di belakang jendela sebagai tindakan pencegahan.
5. Pasang CCTV
Penghuni rumah memiliki opsi untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di lokasi yang tidak terlihat.
Fungsi utama CCTV adalah untuk memastikan keamanan, memungkinkan penghuni untuk mengawasi kondisi rumah dari jarak jauh.
Lebih lanjut, rekaman dari CCTV dapat menjadi bukti yang berguna dalam menghadapi situasi yang tidak diinginkan.
6. Tutup saluran pembuangan
Saat rumah ditinggalkan, disarankan bagi pemiliknya untuk menutup saluran pembuangan, seperti saluran air.
Tindakan ini bertujuan untuk mencegah masuknya hewan-hewan liar seperti ular, tikus, kalajengking, kaki seribu, dan kodok ke dalam rumah.
7. Simpan barang berharga di tempat aman
Simpanlah barang-barang berharga, terutama dokumen penting dan perhiasan, di lokasi yang aman.
Tempatkan mereka dalam kotak khusus untuk menjamin keamanan dalam situasi darurat.
8. Titip pesan ke tetangga atau ketua RT
Sangat bijaksana jika pemilik rumah mempercayakan salinan kunci rumah kepada individu yang dapat dipercaya, seperti tetangga terdekat atau ketua RT.
Langkah ini bertujuan agar mereka dapat membantu mengawasi kondisi rumah selama pemiliknya berada di luar.
Terlebih lagi, dalam situasi darurat, mereka dapat memberikan bantuan evakuasi untuk melindungi barang-barang berharga.
Editor : Meitika Candra Lantiva