RADAR MALIOBORO - Mendapatkan pekerjaan dengan gaji atau upah yang jumlahnya tinggi adalah impian semua orang.
Gaji yang kita dapatkan pun pasti seimbang dengan apa yang kita kerjakan. Selain Gaji yang yang tinggi, biaya hidup juga pasti tinggi didaerah tersebut, seperti halnya di Negara Swiss.
Swiss merupakan sebuah negara yang terkenal dengan keindahan alamnya, juga memiliki reputasi yang kuat dalam hal sistem ekonomi yang stabil.
Dilansir dari salah satu akun tiktok yang bernama Take a Risk(i), mengatakan bahwa Swiss adalah negara yang tidak mempunyai gaji UMR atau minimum wage gaji bulanan.
Gaji di negara tersebut sangat variatif tergantung pada company dan juga posisi tempat kita bekerja.
Gaji di Swiss dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan sektor industry.
Orang dengan pendidikan tinggi dan ketrampilan khusus cenderung mendapatkan gaji yang lebih tinggi.
“Biasanya suatu perusahaan menggaji kita tergantung pada pengalaman kita dan juga keahlian kita dalam suatu bidang. Mereka juga mempertimbangkan gaji bulanan kita selama kita bekerja, makan, minum, transportasi. Akomodasi kita juga diperhitungkan dan setelah diakumulasikan maka keluarlah besar gaji bulanan kita” kata pemilik akun Take a Risk(i)
Dari pengalaman yang dirasakan pemilik akun tiktok Take a Risk(i) tersebut sebagai fresh graduate dan memiliki pengalaman yang minimum terkait roll pekerjaannya, gaji yang ia terima termasuk standar, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
Dia juga mengatakan bahwa perusahaan tempat ia bekerja, menyediakan tempat tinggal dan makanan sehari – hari selama bekerja.
Gaji kotor yang ia terima selama sebulan mencapai 36 juta, namun setelah dipotong makan dan tempat tinggal, sisa bersih gaji bulanannya sekitar 17 Juta.
Selain itu perusahaan tempat ia bekerja juga memberi privilage yang apabila dibayar sendiri harganya lumayan mahal seperti transportasi gratis ke luar kota, pusat olah raga, kolam renang serta diskon-diskon dipusat perbelanjaan, restoran dan rekreasi dalam kota.
Selain gaji dasar, kebanyakan pekerja di Swiss mendapatkan keuntungan tambahan seperti asuransi kesehatan, cuti tahunan yang melimpah dan kontribusi ke program pensiun. (Firda Zahrotun Nisa/Radar Jogja)
Editor : Bahana.