Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Sejak Dirilis Pada Agustus 2023, ChatGPT Enterprise Ramai Peminat, Begini Penggunanya !

Adek Ridho Febriawan • Sabtu, 13 Januari 2024 | 21:25 WIB
Ilustrasi ChatGPT. Sejak dirilis pada Agustus 2023 lalu, pengguna ChatGPT semakin tinggi.
Ilustrasi ChatGPT. Sejak dirilis pada Agustus 2023 lalu, pengguna ChatGPT semakin tinggi.

RADAR MALIONORO - OpenAI kini memiliki ratusan perusahaan yang membayar versi korporat ChatGPT hanya dalam waktu empat bulan setelah meluncurkan opsi tersebut.

Hal yang mengindikasikan kuatnya permintaan terhadap upaya startup ini menghasilkan uang dari produknya yang paling terkenal.

Melansir dari Bloombergstechnoz, Perusahaan startup kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ini telah mendaftarkan 260 pelanggan perusahaan untuk ChatGPT hingga saat ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Operating Officer Brad Lightcap dalam sebuah wawancara minggu ini.

Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki lebih dari 150.000 karyawan yang terdaftar untuk menggunakan produk tersebut.

OpenAI sebelumnya belum pernah mengungkapkan angka pelanggan untuk produk perusahaan.

Dalam setahun sejak OpenAI meluncurkan ChatGPT dan membawa AI ke dalam kesadaran publik.

Startup ini telah bekerja untuk membuat bisnis menerima - membayar - chatbot AI.

OpenAI meluncurkan ChatGPT Enterprise pada bulan Agustus, menjanjikan fitur-fitur tambahan dan perlindungan privasi.

Termasuk enkripsi data dan jaminan bahwa perusahaan rintisan ini tidak akan menggunakan informasi dari pelanggan untuk mengembangkan teknologinya.

OpenAI mengatakan bahwa harga ChatGPT Enterprise dapat bervariasi berdasarkan kebutuhan perusahaan.

“Saat kami meluncurkan ChatGPT Enterprise, kami meluncurkannya dengan daftar tunggu, dan kami jelas harus mengurangi daftar tunggu tersebut,” ujar Lightcap.

Baca Juga: Sering Terpapar Sinar Matahari, Begini Cara Ampuh Mengatasi Kulit Belang di Bagian Tangan dan Kaki

OpenAI mendapatkan minat masuk dari puluhan ribu perusahaan.

Menurut Lightcap, banyak di antaranya adalah bisnis lebih kecil yang tidak memenuhi syarat untuk produk enterprise.

“Tetapi masih sangat menginginkan pengalaman ChatGPT,” beber Lightcap.

Pada 10 Januari 2024, OpenAI mengumumkan tingkat ChatGPT berbayar baru untuk perusahaan berskala lebih kecil.

Dalam hal tim, dengan harga mulai dari US$25 per bulan per pengguna.

OpenAI juga menawarkan ChatGPT Plus. Produk berbayar untuk individu dengan biaya US$20 per bulan dan menawarkan akses ke model AI terbaru perusahaan.

Peluncuran ChatGPT Enterprise pertengahan tahun lalu merupakan sejalan dengan rencana OpenAI untuk menghasilkan uang dari chatbot.

Teknologi ini makin populer namun sangat mahal dalam hal operasional. Hal ini terjadi karena AI models membutuhkan banyak daya komputasi.

 Baca Juga: Menikmati Keindahan Pantai Pandansari Kabupaten Bantul yang memiliki Mercusuar, Yuk Mlipir !

OpenAI yang berbasis di San Francisco ini telah mengambil beberapa langkah untuk menghasilkan pendapatan dari ChatGPT.

Seperti menjual layanan premium subscription dan menawarkan akses berbayar atas aplikasi programming interface.

Menu terakhir membuat para developer bisa menambahkan chatbot ke aplikasi lain.

Lightcap mengatakan bahwa perusahaan dapat bekerja sama dengan semua orang untuk mencari tahu rencana terbaik bagi mereka.

Pada akhir Agustus lalu Lightcap menerangkan nama-nama pengguna yang sudah ada.

Termasuk Estée Lauder Cos, perusahaan kecantikan, Canva Inc, perusahaan software kreator desain, dan platform otomasi Zapier Inc.

Menurut OpenAI, Pelanggan awal produk ini memanfaatkannya untuk tugas-tugas seperti pengkodean, membantu pekerjaan kreatif, dan menjawab pertanyaan bisnis.

"ChatGPT telah digunakan oleh lebih dari 80 persen perusahaan Fortune 500 sejak diluncurkan pada bulan November," terang kata OpenAI.

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#populer #peminat tinggi #daya komputasi #teknologi #bisnis #openai #ChatGPT #startup