RADAR MALIOBORO - Hygge adalah konsep dari Denmark yang telah menarik perhatian global karena kemampuannya menghadirkan kebahagiaan dalam kesederhanaan.
Hygge telah menjadi bagian dari kebudayaan Denmark sejak abad ke-18.
Hygge adalah seni menciptakan kenyamanan dan kehangatan dalam kehidupan sehari-hari, menekankan pentingnya menikmati momen-momen kecil yang sering kali terlewatkan.
Dalam budaya Denmark, hygge tidak hanya sekadar tren, tetapi sebuah filosofi hidup yang dapat mempengaruhi segala aspek kehidupan mulai dari desain interior hingga interaksi sosial dan kesejahteraan pribadi.
Di jantung hygge adalah penciptaan atmosfer yang hangat dan nyaman.
Ini sering dicapai melalui penggunaan pencahayaan lembut, lilin, dan elemen alami.
Membayangkan duduk di bawah selimut hangat dengan secangkir teh panas di tangan dan buku favorit di pangkuan adalah salah satu gambaran sempurna dari hygge.
Hygge juga mencakup kebersamaan dan interaksi sosial.
Menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga dan teman-teman dalam suasana yang santai dan ramah adalah inti dari filosofi ini.
Percakapan yang tulus, tanpa topik kontroversial, dan kegiatan bersama seperti memasak atau bermain permainan papan dapat mempererat hubungan dan menciptakan rasa kebersamaan.
Selain itu, hygge menekankan pentingnya menikmati kesenangan sederhana dalam hidup.
Ini bisa berupa menikmati makanan rumahan, merasakan nikmatnya cokelat hangat, atau berjalan santai di alam.
Prinsip hygge juga mendorong kesederhanaan dalam dekorasi dan kehidupan sehari-hari.
Mengadopsi pendekatan minimalis dengan memilih furnitur fungsional dan berkualitas tinggi, serta memprioritaskan pertemuan informal yang fokus pada koneksi daripada kemewahan, adalah contoh penerapan hygge dalam keseharian.
Aspek Utama Hygge:
1. Kenyamanan dan Keintiman
Hygge sering dikaitkan dengan suasana yang nyaman dan intim, seperti duduk di dekat perapian, menikmati secangkir teh hangat, atau menyalakan lilin untuk menciptakan suasana yang hangat dan tenang.
2. Kebersamaan
Hygge juga melibatkan perasaan kebersamaan dengan teman dan keluarga. Menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta, berbagi cerita, dan menikmati kebersamaan tanpa gangguan adalah inti dari hygge.
3. Kesederhanaan
Hygge mengajarkan untuk menikmati momen-momen sederhana dan menghargai hal-hal kecil dalam hidup.
Ini bisa berupa membaca buku di bawah selimut tebal, berjalan-jalan di alam, atau sekadar duduk dan menikmati suasana tenang di rumah.
4. Kepuasan
Hygge berfokus pada mencapai rasa puas dan bahagia dalam kehidupan sehari-hari.
Ini bukan tentang kemewahan atau kesempurnaan, tetapi lebih kepada menemukan kebahagiaan dalam hal-hal sederhana.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip hygge, Anda bisa menemukan kebahagiaan dalam kesederhanaan dan kenyamanan sehari-hari, menciptakan kehidupan yang lebih bermakna.
Hygge mengajarkan kita untuk menghargai momen-momen kecil dan menemukan kebahagiaan dalam kesederhanaan, mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati seringkali ditemukan dalam hal-hal sederhana yang kita alami setiap hari. (Hasna Rafidah)
Editor : Meitika Candra Lantiva