RADAR MALIOBORO - Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan istilah baru yang merujuk pada Gen Z.
Istilah ini juga sering kali muncul di berbagai platfrom digital, yang disebut dengan 'jam koma'
Istilah 'jam koma' beberapa hari ini sering sekali bermunculan di berbagai platfrom digital seperti Tik Tok, Instagram dan juga x.
Istilah ini berasal dari 2 penggabungan kata, yaitu jam yang berarti waktu dan koma yang berarti keadaan tidak aktif atau terputusnya kesadaran.
Secara garis besar istilah jam koma ini bisa diartikan dengan kebiasaan remaja yang mengalami penurunan energi atau kelelahan, hanya pada jam jam tertentu dalam sehari.
Waktu yang sering kali di istilahkan jam koma, yaitu pada sore menjelang malam.
Banyak juga yang menjelaskan bahwa fenomena ini, terjadi sekitar 2- 4 jam.
Dimana tubuh akan merasa benar benar kehabisan tenaga.
Intinya jam koma ini memiliki beberapa pemicu, yang bisa mejadikannya seperti itu, terutama pada gen z.
Berikut ini beberapa penyebab terjadinya fenomena jam koma.
1. Pola hidup tidak sehat
Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya jam koma, karena banyak sekali anak muda terutama gen z yang sering kali menghiraukan intensitas tidur, dengan cara suka bergadang, karena tugas sekolah, main, atau pun dengan ngegame.
Padahal intensitas tidur dengan waktu yang kurang, sangatlah berbahaya bagi kesehatan.
Kurangnya olahraga juga menjadi penyebab fenomena ini lho, dengan berolahraga secara rutin tubun akan semakin kuat dan tidah mudah merasa lelah dan lesu.
2. Kelelahan
Kelelahan juga menjadi salah satu faktor utama yang menjadikan fenomena ini ada.
Karena pada saat ini perkembangan teknologi terus kali berkembang.
Dengan perkembangan teknologi yang cukup signifikan, menjadikan tuntutan harus menggunakan media media digital seperti hp, laptop dan computer,.
Tuntutan berinteraksi terus-menerus di dunia maya dapat menyebabkan kelelahan kognitif dan fisik.
Penurunan energi di tengah hari sering kali disebabkan oleh overload informasi yang memengaruhi tingkat konsentrasi mereka.
Tidak memperhatikan pola makan yang sehat juga sangat berpengaruh.
Banyak sekali Gen Z yang kurang suka makan makanan sehat seperti sayur, dan lebih menyukai makanan yang cepat saji atau junk food.
Penulis: Muhammad Miftahul Ma'ayis
Editor : Bahana.