Namun, tahukah Anda bahwa apa yang Anda makan sebelum berolahraga bisa menentukan apakah sesi latihan Anda akan berjalan lancar atau malah terganggu oleh rasa tidak nyaman di perut?
Meski terdengar sepele, mengonsumsi makanan yang salah sebelum olahraga dapat mengacaukan sistem pencernaan, menimbulkan rasa kembung, hingga menghambat performa secara keseluruhan.
Untuk itu, penting sekali memperhatikan jenis asupan sebelum mulai berkeringat.
Berikut adalah enam jenis makanan yang sebaiknya dihindari sebelum berolahraga karena efeknya yang bisa mengganggu kenyamanan bahkan performa fisik Anda:
1. Daging Merah
Contoh: daging sapi, kambing
Meskipun tinggi protein yang baik untuk otot, daging merah juga mengandung banyak lemak jenuh yang sulit dicerna tubuh. Hasilnya? Tubuh menjadi lebih cepat lelah, perut terasa penuh, dan aktivitas fisik pun terganggu karena rasa kembung atau tidak nyaman.
2. Makanan Olahan (Ultra Processed Food)
Contoh: kue, biskuit, kukis, minuman bersoda
Jenis makanan ini biasanya tinggi kalori, lemak jenuh, gula, dan garam—kombinasi yang memperlambat pencernaan.
Selain itu, tambahan pemanis buatan dapat membuat perut terasa begah dan kembung, yang tentu tidak ideal untuk Anda yang ingin aktif bergerak.
3. Kacang-Kacangan
Contoh: kacang tanah, almond, mete
Kaya akan serat dan lemak sehat, kacang-kacangan memang menyehatkan jika dikonsumsi di waktu yang tepat.
Namun, sebelum olahraga bukanlah waktu terbaik. Kandungan seratnya yang tinggi dapat meningkatkan produksi gas dalam perut dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas.
4. Makanan Pedas
Contoh: seblak, makanan bersambal
Makanan pedas dapat menjadi musuh terbesar bagi perut sensitif, terutama sebelum berolahraga.
Sensasi panas, nyeri perut, hingga risiko diare bisa muncul akibat iritasi saluran cerna yang dipicu oleh cabai atau bumbu pedas lainnya.
5. Produk Olahan Susu
Contoh: susu, keju, yogurt biasa
Bagi sebagian orang, produk olahan susu bisa menjadi pemicu masalah pencernaan karena kandungan laktosa dan lemaknya.
Gejala seperti kembung, diare, atau perut mulas bisa muncul saat Anda sedang berolahraga. Jika ingin tetap mengonsumsi produk susu, pilihlah versi rendah lemak dan rendah laktosa.
6. Makanan Cepat Saji (Fast Food)
Contoh: kentang goreng, burger, pizza
Makanan cepat saji sering kali mengandung lemak tinggi dan karbohidrat olahan, yang membuatnya sulit dicerna.
Konsumsi sebelum olahraga dapat menyebabkan kram perut, rasa tidak nyaman, bahkan menurunkan energi karena tubuh sibuk mencerna makanan berat.
Pilih yang Ringan, Tubuh pun Siap Tempur!
Agar olahraga terasa maksimal, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, rendah lemak jenuh, serta tidak memicu produksi gas atau iritasi saluran cerna.
Buah-buahan segar, oatmeal, roti gandum dengan selai kacang rendah gula, atau yogurt rendah laktosa bisa menjadi pilihan yang jauh lebih ramah untuk tubuh.
Ingat, olahraga bukan hanya soal gerakan, tapi juga soal kesiapan tubuh secara menyeluruh. Jadi, mulai sekarang, mari lebih bijak memilih makanan sebelum berolahraga!
Penulis: Samil Ngirfan Al Makki
Editor : Bahana.