RADAR MALIOBORO - Linimasa media sosial akhir-akhir ini didominasi oleh dua warna mencolok.
Bukan sekedar filter dan estetika semata, hijau dan pink terus muncul dalam berbagai foto, ilustrasi, hingga poster digital.
Kedua warna ini mendadak menjadi sorotan publik setelah beberapa momen demonstrasi di berbagai wilayah di Indonesia terekam kamera dan viral.
Ternyata, warna hijau, khususnya hero green, diambil dari warna yang menjadi ciri khas pengemudi ojek online (ojol).
Para ojol telah menginisiasi aksi dan turun ke jalan sebagai buruh bersamaan mahasiswa dan masyarakat dengan tuntutan mulai dari kenaikan upah minimum, penolakan outsourcing, hingga penghentian PHK.
Makna hijau semakin kuat setelah Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol, menjadi korban setelah dilindas oleh kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi Kamis (28/8/2025).
Hijau pun hadir bukan sekadar sebagai warna, melainkan simbol dari perlawanan dan solidaritas buruh dan sipil Indonesia.
Sementara warna brave pink, diambil dari warna dari jilbab Ibu Ana, yang menjadi sorotan saat demonstrasi Kamis (28/8/2025) karena berani berdiri menghadap aparat dengan tangan kosong dan menyuarakan argumennya.
Warna pink yang selalu identik dengan femininitas, kini maknanya menjadi lebih dari itu.
Brave pink menjadi simbol perlawanan yang identik dengan perempuan dan juga keberanian.
Kombinasi hero green dan brave pink menjadi viral di media sosial setelah banyak ilustrator membuat karya dengan dua warna tersebut.
Baca Juga: Diplomat Indonesia Zetro Leonardo Purba Berpulang Tewas Ditembak Saat Bersepeda di Lima Peru
Kombinasi dua warna yang awalnya sering dianggap tidak serasi saat dipakai bersamaan, kini menjadi simbol resistensi dan solidaritas.
Tak sedikit netizen yang mengganti foto profil mereka dengan kombinasi dua warna tersebut.
Fenomena warna sebagai bahasa perlawanan bukanlah hal baru, seperti warna kuning dalam gerakan People Power di Filipina dan juga hitam dalam anti-rasisme di Amerika.
Kini, hijau dan pink hadir sebagai simbol baru yang lahir dari ruang digital dan jalanan sekaligus.
“Aku sangat suka bagaimana #ResetIndonesia memakai hijau dan pink sebagai warna utama gerakan rakyat ini. Pink untuk sosok ibu yang dengan berani melawan polisi bersama dengan para demonstran. Hijau untuk Affan yang kehilangan nyawanya di tangan polisi dan menjadi salah satu alasan mengapa kita terus turun ke jalan,” tulis akun X @peuldoongnuna, yang mendapatkan ribuan retweet dan likes.
Bagi banyak orang, memakai hijau dan pink di profil maupun linimasa bukan sekadar ikut tren, tapi bagian dari menyuarakan sikap.
Dua warna sederhana ini menjadi simbol solidaritas. (Maulina Fatikhah Putri)
Editor : Meitika Candra Lantiva