RADAR MALIOBORO - Beberapa tahun terakhir, industri kecantikan Asia dipengaruhi oleh dua negara Asia Timur, yaitu Jepang dan Korea Selatan.
Beragam produk kecantikan yang berasal dari kedua negara tersebut, kini menjadi primadona di pasar global karena memiliki standar kualitas yang tinggi, memberikan hasil yang nyata, serta memiliki karakter yang istimewa dalam setiap formulanya.
Keduanya berfokus pada konsep kulit sehat dan natural sehingga sekilas terlihat sama, tetapi skincare Jepang dan Korea memiliki beberapa perbedaan seperti filosofi, tujuan, hingga cara kerja skincare tersebut.
Perbedaan ini yang menimbulkan keduanya memiliki penggemar dari kalangan yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup masing-masing.
Skincare Jepang berkonsentrasi dengan filosofi “less is more” atau kesederhanaan yang bermakna.
Hal ini dapat terlihat dari urutan pemakaian hingga produk yang mereka ciptakan.
Filosofi tersebut juga dapat terlihat dari cara mereka menggunakan produk perawatan yang minimalis, namun mengandung kualitas yang tinggi.
Sementara itu, skincare Korea berlandaskan pada kolaborasi antara kultur tradisional dan modern.
Berkembangnya industri K-pop juga memengaruhi tren skincare disana, alhasil banyak produk skincare yang menjanjikan hasil seperti idol K-pop.
Untuk hasil yang diharapkan, skincare Jepang berfokus pada hasil kulit yang menyerupai mochi, yaitu halus, lembut dan plump.
Sedangkan untuk produk skincare Korea sebagian besar berfokus untuk hasil kulit yang radiant, glowing, dan dewy yang biasa disebut dengan “glass skin”.
Dalam praktiknya, skincare jepang cenderung lebih minimalis biasanya hanya terdiri dari empat sampai lima langkah, seperti facial wash, lotion, essence, dan moisturizer.
Sebaliknya, skincare Korea dikenal dengan langkah yang lebih kompleks.
Demi mendapatkan hasil kulit yang dewy dibutuhkan sekitar 10 langkah untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Produk skincare Jepang memiliki tekstur ringan serta bersifat mudah meresap, dengan bahan alami seperti beras, teh hijau, dan rumput laut yang dikenal menenangkan kulit.
Sementara itu, produk skincare Korea sering menghadirkan inovasi baru dengan tekstur yang lebih variatif dan bahan aktif modern seperti lendir siput, fermentasi, dan centella asiatica.
Dalam hal inovasi, Korea dikenal gesit menciptakan tren global seperti BB cream, cushion, hingga sheet mask.
Jepang lebih menonjolkan konsistensi dan penelitian mendalam terhadap bahan-bahan yang digunakan, sehingga menghasilkan produk yang tahan dalam waktu lama dan berkualitas tinggi.
Secara umum, baik skincare Korea maupun Jepang memiliki daya tariknya masing-masing.
Produk Jepang lebih menonjolkan konsep minimalis dan keseimbangan dalam merawat kulit, sedangkan Korea identik dengan ide-ide baru dan inovatif.
Meski berbeda, keduanya memiliki pesan yang sama yaitu, kecantikan sejati terletak pada cara seseorang merawat dan mencintai kulitnya sendiri. (Desfina Citra)
Editor : Meitika Candra Lantiva