RADAR MALIOBORO - Membawa tumbler ke mana-mana sudah menjadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Manfaat tumbler antara lain adalah dapat menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan botol berbahan plastik sekali pakai.
Selain itu, tumbler dapat menghemat uang yang misalnya dipakai untuk membeli kopi ketika sedang berada di luar rumah dan menjaga suhu dari kopi yang kamu beli.
Namun, tumbler berbahan stainless steel juga memiliki usia pakai. Seiring waktu, kerusakan bisa muncul, baik karena pemakaian yang kurang tepat maupun faktor alami dari material itu sendiri.
Berikut beberapa tanda umum yang menunjukkan tumbler sebaiknya segera diganti.
1. Bau Tidak Sedap yang Tak Hilang
Jika tumbler sudah dicuci berkali-kali tetapi tetap menyisakan bau aneh, itu bisa menjadi pertanda adanya bakteri yang menetap di bagian sulit dijangkau, seperti sela tutup, karet silikon, atau retakan kecil di dalam botol.
Bau ini biasanya berasal dari sisa minuman manis, kopi, susu, atau teh yang menumpuk dan tidak sepenuhnya terangkat saat dicuci. Jika aroma tak sedap terus muncul, mengganti tumbler jauh lebih aman dibanding memaksakan pemakaian.
2. Warna dan Permukaan Mulai Berubah
Perubahan warna pada bagian dalam tumbler, seperti menguning, menghitam, atau berjamur bisa menandakan lapisan pelindung tumbler sudah mulai rusak.
Pada tumbler stainless steel, perubahan warna juga bisa menjadi tanda awal korosi ringan. Jika noda dan perubahan warna tidak bisa dibersihkan secara normal, sebaiknya jangan ditunda untuk mengganti yang baru.
3. Tidak Lagi Menjaga Suhu Minuman
Salah satu fungsi utama tumbler, terutama yang berbahan stainless steel vakum, adalah menjaga suhu minuman tetap panas atau dingin. Jika kopi cepat dingin atau air es tidak lagi tahan lama, kemungkinan besar sistem insulasi di dalam tumbler sudah rusak.
Baca Juga: Drawing M7 World Championship: Tangan Wangi Luminaire Dalam Pengundian
4. Retak dan Bocor
Retakan kecil saja bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Apalagi jika tumbler yang bocor dipaksa untuk ditambal, karena hal tersebut berisiko mencemari minuman akibat pelepasan zat-zat kimia dari bahan tambalan.
Selain itu, tumbler yang ditambal juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan waswas bagi pemiliknya saat digunakan
5. Muncul Karat atau Rasa Logam
Jika tumbler mulai berkarat atau menimbulkan rasa logam pada minuman, itu adalah tanda serius. Karat menandakan kerusakan material yang bisa berdampak langsung pada kesehatan jika terus digunakan.
Dalam kondisi ini, tumbler sudah tidak layak pakai dan sebaiknya segera diganti dengan yang baru.
Tumbler memang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, tetapi bukan berarti aman selamanya.
Mengganti tumbler bukan soal gaya hidup konsumtif, melainkan langkah sederhana untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
(Affrendi Kurniawan)
Editor : Iwa Ikhwanudin