Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bukan Cuma Kembang Api! Ini 7 Tradisi Tahun Baru Paling Unik di Dunia

Magang Radar Malioboro • Rabu, 31 Desember 2025 | 21:05 WIB
Ilustrasi perayaan tahun baru.
Ilustrasi perayaan tahun baru.

RADAR MALIOBORO - Perayaan pergantian tahun sering kali identik dengan pesta kembang api yang meriah, tiupan terompet, hingga acara berkumpul bersama keluarga besar.

Namun, semangat menyambut tahun baru ternyata diekspresikan dengan cara yang sangat beragam di berbagai belahan dunia.

Setiap negara memiliki tradisi masing-masing dalam memaknai tahun baru.

Dari memecahkan barang pecah belah hingga ritual berjalan kaki membawa koper, tradisi-tradisi ini mungkin terdengar tidak biasa bagi masyarakat Indonesia.

Namun, di balik keunikannya, tersimpan filosofi mendalam tentang membuang keburukan dan menyambut keberuntungan.

Merangkum dari sejumlah sumber, berikut adalah tujuh tradisi perayaan tahun baru paling unik dari berbagai negara yang menarik untuk diketahui.

1. Spanyol: Ritual Dua Belas Anggur Keberuntungan


Di Spanyol, detik-detik pergantian tahun bukan hanya soal menghitung mundur, melainkan sebuah tantangan ketepatan waktu.

Masyarakat setempat memiliki tradisi memakan 12 butir anggur tepat 12 detik pada tengah malam.

Tradisi ini bukan sekadar aktivitas makan biasa, tetapi jika seseorang berhasil menghabiskan seluruh anggur tersebut tepat waktu, maka bisa menangkal nasib buruk dan mendapatkan keberuntungan.

2. Denmark: Memecahkan Piring sebagai Simbol Persahabatan


Janganlah marah jika kamu sedang berada di Denmark dan menemukan pecahan piring di depan pintu rumah saat pagi hari tanggal 1 Januari.

Hal tersebut bukanlah tindakan wujud kasih sayang untuk merayakan tahun baru di Denmark.

Masyarakat Denmark memiliki tradisi melempar piring dan gelas ke pintu rumah teman atau kerabat terdekat.

Pecahan piring tersebut melambangkan semua kebencian atau keburukan masa lalu yang harus ditinggalkan.

Semakin banyak tumpukan pecahan di depan pintu seseorang, menandakan semakin banyak teman yang menyayanginya dan semakin besar keberuntungan yang menantinya.

3. Jepang: Pembersihan Jiwa dengan 108 Dentang Lonceng


Beralih ke Benua Asia, Jepang memiliki perayaan yang lebih spiritual dan tenang.

Pada malam pergantian tahun, kuil-kuil Buddha di seluruh Jepang akan melakukan ritual Joya no Kane, yaitu membunyikan lonceng besar sebanyak 108 kali.

Angka 108 ini merujuk pada ajaran Buddha mengenai jumlah hasrat duniawi atau dosa yang dimiliki manusia.

Setiap dentangan lonceng dipercaya dapat menghapus satu hasrat buruk tersebut.

Tujuannya adalah agar setiap individu dapat memasuki tahun yang baru dengan jiwa yang bersih, murni, dan bebas dari beban kesalahan masa lalu.

4. Filipina: Dominasi Bentuk Bulat Simbol Kemakmuran


Bagi masyarakat Filipina, bentuk bulat atau benda-benda berbentuk bulat dianggap sebagai simbol kemakmuran dan kekayaan.

Kepercayaan ini diwujudkan dalam perayaan tahun baru di mana banyak orang mengenakan pakaian bermotif polkadot.

Tidak berhenti di situ, meja makan pun akan dipenuhi dengan buah-buahan yang berbentuk bulat.

Semua ini dilakukan sebagai bentuk doa dan harapan agar tahun yang baru membawa rezeki dan keberuntungan.

5. Meksiko dan Kolombia: Berkeliling Membawa Koper Kosong


Bagi kamu yang gemar traveling, tradisi dari Meksiko dan Kolombia ini mungkin terdengar unik.

Di sana, warga setempat memiliki kebiasaan unik membawa koper kosong pada malam tahun baru.

Mereka akan membawa koper tersebut berjalan-jalan mengelilingi sekitar rumah atau sekadar meletakkannya di tengah ruangan lalu mengelilinginya.

Ritual simbolis ini dilakukan dengan harapan bahwa tahun yang akan datang akan dipenuhi dengan perjalanan menyenangkan, petualangan baru, dan pengalaman di tahun yang baru.

6. Brasil: Persembahan Bunga Putih untuk Dewi Laut


Brasil merayakan tahun baru dengan suasana yang magis di tepi pantai.

Masyarakat biasanya mengenakan pakaian serba putih yang melambangkan kedamaian dan penyucian spiritual.

Puncak dari tradisi ini adalah ketika mereka melemparkan bunga-bunga putih dan lilin ke lautan.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan persembahan kepada Yemanja, Dewi Laut dalam kepercayaan setempat.

Sambil melempar bunga, mereka memanjatkan doa dan permohonan agar sang Dewi memberikan berkah serta mengabulkan harapan mereka di tahun yang baru.

7. Yunani: Menggantung Bawang sebagai Simbol Kelahiran Kembali


Di Yunani, perayaan tahun baru sarat dengan simbolisme alam.

Setelah melaksanakan kebaktian gereja pada hari tahun baru, keluarga di Yunani akan menggantungkan bawang di depan pintu rumah mereka.

Bawang dipilih karena akarnya yang terus tumbuh dianggap sebagai lambang kesuburan, kesehatan, dan umur panjang.

Tradisi ini dipercaya dapat membantu pertumbuhan orang dan menangkal hal-hal jahat.

Demikianlah rangkuman tujuh tradisi unik perayaan tahun baru dari berbagai penjuru dunia.

Meskipun cara perayaannya berbeda-beda, mulai dari tradisi yang hening hingga yang meriah, maknanya tetap sama, yaitu sebuah harapan untuk menyambut masa depan yang lebih baik.

Selamat merayakan tahun baru dengan caramu sendiri! (Aqbil Faza Maulana)

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#pergantian tahun #kembang api #unik #dunia #tradisi tahun baru