Namun, di balik pencapaian FSTVLST, tersimpan kisah menarik dari sosok sang vokalis, Farid Stevy Asta.
Pria lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta tahun 2007 ini ternyata tak hanya berkutat di dunia musik, tetapi juga memiliki rekam jejak panjang di ranah seni rupa dan desain grafis.
Jejak karyanya melekat pada identitas visual sejumlah merek besar, termasuk logo PT Kereta Api Indonesia (KAI) hingga Filosofi Kopi.
Popularitas FSTVLST mulai menanjak setelah mereka resmi mengganti nama band dan menapaki fase yang lebih serius dalam berkarya, khususnya pada periode 2011–2014.
Pada masa tersebut, FSTVLST sukses merilis sejumlah album yang mendapat sambutan positif dari penikmat musik.
Sejumlah lagu mereka yang dikenal luas antara lain “Hujan Mata Pisau”, “Orang-Orang di Kerumunan”, “GAS”, serta “Tanah Indah untuk Para Terabaikan Rusak dan Ditinggalkan”.
Hingga kini, FSTVLST telah menghasilkan total 23 lagu dan aktif tampil di berbagai acara musik, baik di tingkat lokal Yogyakarta maupun di panggung nasional.
Editor : Bahana.