RADAR MALIOBORO - Kelelahan akademik sering dialami mahasiswa yang sedang berjuang untuk menyelesaikan studinya.
Tidak hanya hal itu, kelelahan ini timbul karena pressure dari lingkungan sekitar.
Penyebabnya akan membuat pikiran menjadi stress dan cepat burnout.
Selain itu, adanya pengaruh regulasi emosi yang tidak stabil karena mengingat akademik.
Ketidaksiapan menjalani pengerjaan skripsi memang menguras waktu, tenaga, dan pikiran.
Baca Juga: Bersiap! GTA 6 Siap di Release November Mendatang, Gamer Sudah Siap?
Namun, ada beberapa cara untuk menangani burnout yang bisa dilakukan di rumah.
1. Terapkan strategi langkah kecil
Jangan targetkan hari ini harus menyelesaikan satu bab penuh.
Bisa dimulai dengan membaca dua jurnal atau mengetik satu paragraf dahulu.
Mencapai target kecil ini akan memicu dopamin yang membantu meningkatkan rasa percaya diri ketika mengerjakan skripsi.
2. Batasi waktu kerja
Jangan terlalu memaksakan diri untuk menatap laptop berjam-jam tanpa adanya jeda yang bisa membuat stress berlebihan.
Gunakan waktu istirahat sejenak seperti berdiri, peregangan, atau minum air yang bisa meredakan stress sementara.
3. Ubah suasana dan lingkungan kerja
Mengerjakan skripsi di tempat yang sama terus-menerus bisa mempercepat kejenuhan.
Cobalah pindah ke perpustakaan kampus, kafe, atau taman yang tenang.
Jika harus di rumah atau kos, cukup tata ulang ruangan tersebut.
4. Kelola komunikasi dengan dosen
Terkadang burnout diperparah oleh rasa takut menghadapi dosen pembimbing.
Menghilang justru akan menambah beban kecemasan di kemudian hari.
Komunikasikanlah dengan dosen bahwa sedang kesulitan di bagian tertentu dan butuh arahan.
Skripsi yang baik adalah skripsi yang selesai.
Tidak harus sempurna dalam satu kali pengerjaan karena proses merupakan hal mutlak.
Tetap menjaga kesehatan menjadi hal yang diperlukan agar tetap bisa menyelesaikan studi sesuai harapan. (Esty Destina Rahmadhani)
Editor : Meitika Candra Lantiva