SLEMAN - Industri kecantikan terus berkembang. Membuat kebutuhan masyarakat terhadap perawatan kulit terus berubah.
Menjawab tren tersebut, Larissa Aesthetic Center menghadirkan dua layanan terbaru, yakni AvoMatcha Calming Facial dan Mugwort Biolight Facial.
Peluncuran dua treatment ini menjadi bagian dari perjalanan Larissa memasuki usia ke-42 tahun. Klinik kecantikan yang didirikan R. Ngt. Poedji Lirnawati itu menegaskan komitmennya menghadirkan perawatan berbasis bahan alami yang dipadukan dengan teknologi estetika.
Baca Juga: Lama Menghilang, Kingdom Hearts IV Unjuk Trailer Perdana dan Dikonfirmasi Rilis di Nintendo Switch 2
Direktur Larissa Aesthetic Center Sutejo mengatakan keberlangsungan Larissa selama lebih dari empat dekade tidak lepas dari kepercayaan pelanggan.
“Kami terus mengikuti perkembangan zaman, dengan tetap mempertahankan konsep perawatan dengan bahan alami yang menjadi karakter Larissa,” ujarnya ditemui di salah satu restaurant di Jalan Kaliurang Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, saat ini masyarakat tidak hanya mencari hasil cepat, tetapi juga mempertimbangkan keamanan perawatan dalam jangka panjang.
Baca Juga: VIP Bersiap! BIGBANG Resmi Umumkan Tur Dunia, Fix Guncang Jakarta pada 16 Januari 2027
“Banyak pelanggan yang sudah bersama Larissa sejak muda hingga kini mengajak anak dan cucunya. Kepercayaan itu yang terus kami jaga,” katanya.
Dua treatment baru tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan kulit modern. AvoMatcha Calming Facial berfokus pada perawatan untuk membantu menenangkan kulit sensitif sekaligus menjaga kelembaban kulit agar tetap sehat dan nyaman.
Sedangkan Mugwort Biolight Facial hadir sebagai solusi perawatan kulit berjerawat, menjaga kondisi kulit, serta membantu mengontrol produksi minyak berlebih.
Selain inovasi layanan, Larissa juga memberikan apresiasi bagi pelanggan melalui program kerja sama dengan Bank BNI 46.
Dengan hadiah utama berupa satu unit mobil listrik BYD Atto 1 warna apricity white serta berbagai hadiah menarik lainnya. Periode promo berlangsung hingga akhir tahun nanti.
Editor : Heru Pratomo