Hadirkan UAS hingga Anies Baswedan, Festival Padhang Bulan 2026 Targetkan 30 Ribu Peserta di Jogja Expo Center

Heru Pratomo • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 20:20 WIB
Resmi Dimulai, Padhang Bulan Fest 2026 Siap Gebrak Jogja Expo Center September Mendatang
Resmi Dimulai, Padhang Bulan Fest 2026 Siap Gebrak Jogja Expo Center September Mendatang

 

 

YOGYAKARTA – Setelah konsisten menjadi agenda tahunan yang dinantikan sejak 2022, Event Ukhuwah Terbesar di Yogyakarta kembali hadir pada 2026 dengan mengusung tema besar "Padhang Bulan".

Tema ini resmi diluncurkan melalui acara Launching dan jumpa pers di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, Selasa (21/7/2026), yang dihadiri oleh puluhan insan media, perwakilan komunitas dakwah, pengurus masjid, lembaga sosial, hingga organisasi kepemudaan.

"Padhang Bulan ini menjadi kelanjutan dari tema-tema ikonis sebelumnya, seperti Ojo Leren Dadi Wong ApikUrip Iku UrupWang Sinawang, dan Lir Ilir," kata Penasehat Padhang Bulan Fest Ustadz Salim A. Fillah.

Baca Juga: Tanpa Pengawet dan Rendah Kalori: Cara Membuat Sosis Sehat dari Tahu dan Sayuran!

Rekam jejak penyelenggaraan sebelumnya mencatatkan antusiasme yang masif. Pada Lir Ilir Fest 2025, acara ini sukses menghadirkan lebih dari 23.000 jamaah dengan jangkauan digital mencapai jutaan audiens.

 Tahun ini, Festival Padhang Bulan diproyeksikan mampu menarik lebih dari 30.000 peserta dengan potensi jangkauan digital hingga 50 juta orang melalui ekosistem media dakwah nasional.

Ustadz Salim A. Fillah menambahkan, nama "Padhang Bulan" diambil dari tembang legendaris Wali Songo, Lir-ilir, yang merefleksikan pendekatan dakwah kultural.

Baca Juga: Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian UMKM Bantu Pengusaha Mikro Yogyakarta #JualanNyaman

Dalam tradisi Jawa, padhang bulan bukan sekadar malam yang diterangi cahaya rembulan, melainkan simbol ketika jalan yang samar menjadi terang, hati yang gelisah menemukan arah, dan manusia mampu merefleksikan diri dengan lebih jernih.

Dalam perspektif Islam, cahaya diidentikkan dengan petunjuk atau nurullah. "Festival ini dirancang sebagai ruang perjumpaan umat—tempat ilmu menerangi akal, zikir menenangkan hati, dan ukhuwah menghangatkan jiwa—mengingat kembali tradisi masyarakat Nusantara yang memanfaatkan malam terang bulan untuk mempererat silaturahmi," ungkapnya.

Ketua Panitia Muhammad Akhid Subianto menambahkan, sama dengan gelaran sebelumnya Padhang Bulan Fest diisi dengan rangkaian Safari Dakwah Padhang Bulan dijadwalkan berlangsung pada 18–20 September 2026 di enam kota, yakni Yogyakarta, Muntilan, Magelang, Karanganyar, Solo, dan Klaten.

Baca Juga:  Astra Motor Yogyakarta X Yayasan Putik Indonesia Berkarya, Berikan Edukasi Berkendara Aman bagi Masyarakat Kali Code

Puncak Festival Padhang Bulan akan diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) pada Sabtu–Ahad, 19–20 September 2026, pukul 08.00–23.00 WIB.

Acara ini direncanakan menghadirkan puluhan ulama, tokoh nasional, hingga figur publik inspiratif, di antaranya Ustadz Abdul Somad, Ustadz Salim A. Fillah, Ustadz Luqmanulhakim, Anies Rasyid Baswedan, Gus Kautsar, Ustadz Rifky Ja'far Tholib, Ustadz Handy Bonny, Ustadz Muhammad Faizar, Gus Ajir Ubaidillah, Agam Fachrul, Mukmin (Juara SUCI 12), Ustadz Muhammad Husein Gaza, Ustadz Amar Risalah, Naura Jingga & Naufal, Indadari, Ustadz Hammad Rosyadi, Habib Isa Al Kaff, Habib Ali Al Kaff, serta Sabrang Noe & LETTO.

Dia menjelaskan, dalam gelaran September nanti akan ada kenaikan tiket masuk. Jika tahun lalu dibanderol Rp 10 ribu, pada event tahun ini akan naik Rp 1.000.

Baca Juga: Teori vs Kekuasaan: Pemuda Istimewa Telanjangi Buku 'Paradoks Indonesia', Mengapa Faktanya Berbeda Saat Memimpin?

"Kami mengundang seluruh komunitas dakwah, pengurus masjid, lembaga pendidikan, hingga pelaku usaha untuk bergandengan tangan. Dakwah yang besar lahir dari semangat kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri," ujar Akhid.

Ustadz Salim A. Fillah pun mengajak masyarakat menjadikan festival ini sebagai momentum untuk merawat persaudaraan. "Ukhuwah adalah nikmat yang harus terus dirawat. Padhang Bulan bukan milik panitia semata, tetapi milik seluruh umat," ungkapnya.

Selain kajian akbar, perhelatan ini juga akan dimeriahkan dengan pameran produk halal, bazar UMKM, ruang kolaborasi komunitas, serta berbagai gerakan sosial. Panitia membuka kesempatan luas bagi masyarakat, lembaga, maupun mitra sponsor untuk turut serta menyukseskan agenda yang mengusung semangat "Mumpung Padhang Rembulane" ini.

Editor : Heru Pratomo
Padhang Bulan Fest Ustadz Salim A Fiillah masjid jogokariyan jec anies baswedan