Koin kuno ternyata tidak selalu berakhir sebagai benda usang yang tersimpan di laci atau lemari. Bagi kolektor numismatik, kepingan uang logam dari masa lalu justru bisa menjadi barang berharga dengan nilai jual yang fantastis.
Nominal yang tertera pada sebuah koin tidak selalu mencerminkan harga sebenarnya di pasar koleksi. Faktor seperti usia, kelangkaan, kondisi fisik, sejarah penerbitan, hingga tingginya permintaan dapat membuat harga sebuah koin melambung jauh dari nilai nominalnya.
Bahkan, sejumlah koin kuno Indonesia ditawarkan dengan harga mulai dari ratusan ribu rupiah hingga ratusan juta rupiah. Lalu, koin apa saja yang masuk daftar incaran kolektor?
Berikut delapan koin kuno Indonesia yang dikenal memiliki nilai koleksi tinggi.
Baca Juga: Luncurkan Jersey dan Pemain Asing Baru Asal Brasil, Cosmo JNE FC Siap Tempur di Musim 2026/2027
1. Koin Rp1.000 Bergambar Kelapa Sawit Tahun 1993
Koin Rp1.000 dengan gambar kelapa sawit memang belum setua sejumlah uang logam lainnya. Namun, koin yang diterbitkan pada 1993 ini memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian kolektor.
Koin tersebut menarik perhatian karena desainnya yang khas dan masih dikenal luas oleh masyarakat. Berdasarkan penawaran di sejumlah platform jual beli online, keping Rp1.000 bergambar kelapa sawit pernah dipasang dengan harga mencapai Rp100 juta.
Namun, harga tersebut merupakan harga penawaran di pasar koleksi, bukan nilai resmi koin sebagai alat pembayaran. Kondisi fisik, keaslian, kelangkaan, serta kesepakatan antara penjual dan pembeli menjadi faktor penting yang menentukan harga.
2. Koin Rp25 Bergambar Burung Tahun 1971
Koin Rp25 keluaran 1971 merupakan salah satu uang logam lama yang kini sudah tidak digunakan dalam transaksi sehari-hari.
Bank Indonesia telah menarik pecahan tersebut dari peredaran pada 24 Juni 2012. Sejak tidak lagi beredar, keberadaannya semakin menarik bagi para penggemar numismatik.
Di pasar koleksi daring, koin Rp25 tahun 1971 dapat ditawarkan dengan harga sekitar Rp450 ribu per keping. Besaran harga tentu dapat berubah berdasarkan kondisi koin dan tingkat permintaan kolektor.
3. Koin Rp100 Tahun 1973
Keping Rp100 terbitan 1973 juga memiliki daya tarik kuat di kalangan kolektor. Usianya yang sudah puluhan tahun membuat koin ini mempunyai nilai sejarah tersendiri.
Desain klasik yang melekat pada uang logam tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kolektor tertarik memilikinya. Di sejumlah marketplace, koin Rp100 tahun 1973 bahkan pernah ditawarkan hingga sekitar Rp10 juta per keping.
Baca Juga: Siswi SMK Meninggal Akibat Kelalaian Keamanan Proyek SAH Pemkot Jogja, Komisi C DPRD Kota Jogja Ing
Meski demikian, harga tersebut bukan patokan mutlak. Kondisi, keaslian, kelangkaan, dan reputasi penjual tetap perlu diperhatikan sebelum melakukan transaksi.
4. Koin Emas Rp850.000 Bergambar Soeharto Tahun 1995
Salah satu koin yang memiliki nilai paling mencolok adalah koin emas bergambar Presiden Soeharto. Bank Indonesia menerbitkan uang logam khusus pecahan Rp850.000 pada 1995.
Koin tersebut menggunakan emas berkadar 23 karat dan diterbitkan dalam rangka memperingati momentum perjuangan nasional. Karena sifatnya yang khusus dan berbahan emas, koin ini memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan uang logam biasa.
Dalam sejumlah penawaran di pasar daring, koin emas bergambar Soeharto tersebut bahkan dibanderol hingga sekitar Rp885 juta. Nilai sebenarnya dapat dipengaruhi oleh kadar emas, kondisi koin, kelengkapan dokumen, serta keaslian sertifikat.
5. Koin Rp100 Bergambar Wayang Tahun 1978
Bagi pencinta benda bersejarah dengan unsur budaya Indonesia, koin Rp100 tahun 1978 menjadi salah satu koleksi yang menarik.
Koin ini memiliki desain wayang pada salah satu sisinya dan rumah gadang pada sisi lainnya. Unsur budaya tersebut membuatnya memiliki karakter kuat dan berbeda dari uang logam modern.
Di kalangan kolektor, keping yang kondisinya masih sangat baik biasanya lebih diminati. Harganya di pasar koleksi dapat berada pada kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung kondisi dan tingkat kelangkaannya.
Baca Juga: Viral Dulu, Verifikasi Kemudian? Kebiasaan Gen Z Mengonsumsi Informasi di Media Sosial
6. Koin Rp25 Tahun 1991
Meski usianya tidak setua beberapa koin lainnya, pecahan Rp25 emisi 1991 kini juga menjadi salah satu benda yang dicari kolektor.
Koin tersebut telah ditarik dari peredaran berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 12/14/PBI/2020. Setelah tidak lagi digunakan sebagai alat pembayaran, minat terhadapnya sebagai barang koleksi ikut meningkat.
Harga yang ditawarkan di berbagai platform online sangat beragam. Beberapa penawaran berada di kisaran ratusan ribu rupiah, sementara koin dengan kondisi atau karakteristik tertentu dapat ditawarkan hingga puluhan juta rupiah.
7. Koin Rp50 Tahun 1971
Koin Rp50 yang diterbitkan pada 1971 merupakan salah satu kepingan lama yang cukup menarik perhatian kolektor.
Uang logam ini telah dicabut dari peredaran sejak 2002. Seiring berjalannya waktu, menemukan keping yang masih memiliki kondisi fisik baik menjadi semakin sulit.
Kelangkaan tersebut membuat koin Rp50 tahun 1971 memiliki nilai koleksi yang lebih tinggi dibandingkan nominal aslinya. Di pasar daring, beberapa keping ditawarkan dengan harga jutaan rupiah, khususnya jika kondisi koin sangat baik dan terdapat bukti autentikasi.
8. Koin Rp500 Bergambar Bunga Melati Tahun 1992
Baca Juga: Hursa Gandeng Nadhif Basalamah di “Bukan Kendalimu”, Lagu tentang Berdamai dengan Keadaan
Koin Rp500 bergambar bunga melati merupakan salah satu uang logam yang cukup familiar bagi masyarakat Indonesia pada era 1990-an.
Ciri khasnya adalah warna keemasan dengan gambar bunga melati berukuran besar. Meski dahulu mudah ditemukan dalam transaksi sehari-hari, koin tersebut kemudian ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia pada 2006.
Kini, keping Rp500 tahun 1992 justru menjadi bagian dari koleksi uang lama yang banyak diperhatikan. Sejumlah penjual di platform online memasang harga hingga puluhan juta rupiah, terutama untuk koin yang kondisinya masih terawat atau memiliki karakteristik yang dianggap langka.
Editor : Bahana.