Punya Banyak Teman Tapi Bingung Ajak Nongkrong Siapa? Gen Z Mulai Merasa “Friendless” di Usia 20-an

Hening Atik Mahardika • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:15 WIB
Circle pertemanan. (Pinterest)
Circle pertemanan. (Pinterest)

 

RADAR  MALIOBORO - Memasuki usia 20 tahun ke atas, punya banyak teman ternyata bukan lagi hal yang mudah.

Kalau dulu hampir setiap hari ada teman untuk di ajak ngobrol maupun main, sekarang bertemu saja harus menunggu waktu luang.

Punya banyak teman belum tentu membuat seseorang merasa punya teman dekat.

Memasuki usia 20-an, ada saja yang merasakan hal seperti ini.

Kontak di HP banyak, teman di media sosial maupun real life ada, tetapi ketika ingin pergi sekedar nongkrong malah bingung harus mengajak siapa.

Baca Juga: Tugas Akhir Datang, Asam Lambung Mengintai: Ini Kebiasaan Anak Kos yang Perlu Dihindari

Rasa friendless ini bukan berarti benar-benar sendirian.

Masih punya teman, masih sering ngobrol di media sosial, namun tidak punya satu atau dua orang yang rasanya bisa langsung diajak pergi tanpa perlu berpikir panjang.

Hal yang membuat makin terasa adalah ketika melihat teman sendiri pergi bersama.

Kadang memang tidak ada masalah atau pertengkaran. Hanya saja, posisi kita bukan bagian dari circle pertemanan yang biasa di ajak pergi.

Belum lagi rasa sungkan untuk mengajak duluan.

Takut dianggap mengganggu, takut ditolak, atau takut ternyata mereka sudah punya rencana dengan yang lain.

Baca Juga: Mengapa Rp100 Ribu Sekarang Cepat Sekali Habis? Ini Cara Mengatasinya

Namun, kondisi seperti ini sebenarnya cukup wajar.

Pertemanan di usia dewasa memang tidak sama seperti masa sekolah. Yang dicari bukan lagi soal punya banyak teman, tetapi cukup punya orang yang benar-benar nyaman diajak bersama.

Jadi, kalau kita berpikir dan bingung “mau main tapi ngajak siapa ya?”, mungkin kamu bukan ngga punya teman. Kamu cuma belum menemukan teman yang benar-benar terasa seperti rumah.

Editor : Meitika Candra Lantiva
Friendless BBanyak Teman Tapi Bingung Ajak Nongkrong Siapa circle pertemanan nongkrong psikologis