RADAR MALIOBORO - Pernahkah kamu merasa minder saat asyik scrolling media sosial?
Atau merasa hidupmu biasa saja dibanding cerita teman yang dipenuhi momen liburan dan pencapaian karier?
Tenang, kamu tidak sendirian.
Di era media sosial yang serba cepat ini, kita terus-menerus dibombardir oleh gaya hidup dan aktivitas orang lain.
Dampaknya? Kita sering merasa cemas, susah tidur, hingga akhirnya lelah secara mental.
Baca Juga: Musik Ceria di Pagi Hari Bisa Bikin Mood Naik? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bagi generasi muda saat ini, rasa insecure seolah menjadi hal yang lumrah.
Mulai dari karier, finansial, penampilan fisik, hingga status hubungan terasa tertinggal hanya karena melihat unggahan orang lain.
Padahal, standar keberhasilan di internet sering kali tidak realistis dan membuat kita lupa menghargai proses diri sendiri.
Tiga langkah sederhana ini bisa membantumu mengambil kendali atas hidupmu kembali:
1. Digital Detox Sebelum Tidur
Layar HP adalah musuh utama untuk bisa tidur nyenyak.
• Alasannya: Paparan cahaya biru (blue light) dari layar HP menghambat produksi hormon melatonin (hormon tidur). Hal ini memberi sinyal palsu ke otak bahwa hari masih siang.
• Langkah nyata: Tetapkan zona bebas layar satu jam sebelum tidur. Isi daya HP di meja yang jauh dari kasur jika perlu.
Baca Juga: Isyana Sarasvati tembus Lollapalooza India 2027 : Akan tampil bareng para musisi dunia
• Penggantinya: Gunakan satu jam tersebut untuk aktivitas yang merelaksasi tubuh, seperti membaca buku, mendengarkan musik yang menenangkan, atau melakukan stretching ringan. Saat bangun esok pagi, tubuhmu akan terasa jauh lebih segar.
2. Pahami Highlight Reel & Atasi FOMO
Berhenti membandingkan bab pertama hidupmu dengan bab ke-10 orang lain.
• Realita media sosial: Apa yang kamu lihat di Instagram atau TikTok hanyalah sebagian kecil dari hidup seseorang yang sudah difilter sedemikian rupa. Orang-orang jarang membagikan momen saat mereka gagal, sedih, atau cemas.
• Langkah nyata: Tiap kali merasa takut ketinggalan sesuatu (Fear of Missing Out / FOMO), katakan pada diri sendiri: “Ini cuma panggung depan mereka, bukan cerita lengkapnya.”
• Bersihkan feed secara berkala: Unfollow, mute, atau blokir akun yang membuatmu merasa minder atau tidak berharga. Isi feed kamu dengan konten yang mengedukasi, menginspirasi, atau menghibur.
Baca Juga: Tampil Melesat, Astra Honda Raih Podium dan Poin Penting di ARRC Sepang
3. Catat Hal-Hal yang Disyukuri (Gratitude Journaling)
Latih otakmu untuk fokus pada hal-hal positif.
• Kenapa ini berhasil? Manusia punya kecenderungan alami untuk mencari kekurangan dan masalah. Menulis jurnal membantu mengubah pola pikir ini agar kita menyadari bahwa hidup kita tidak seburuk yang dibayangkan.
• Langkah nyata: Siapkan buku catatan kecil sebelum tidur. Tulis tiga hal sederhana yang kamu syukuri hari ini.
Contohnya:
1. “Kopi pagi ini enak banget.”
2. “Tadi dapat tempat duduk di KRL pas pulang kerja.”
3. “Semua pekerjaan yang menumpuk akhirnya selesai tepat waktu.”
Baca Juga: Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Astra Motor Yogyakarta Beri Apresiasi ke Konsumen
Ingatlah bahwa merasa insecure itu wajar.
Namun, jangan biarkan perasaan itu mengambil alih hidupmu.
Jumlah likes, views, atau standar sukses ala media sosial tidak lebih penting dari kesehatan mentalmu.
Jalani hidup dengan tenang karena kamu punya garis start dan rute perjalananmu sendiri. (Syofiyanti Ningsih DG Parany)
Editor : Meitika Candra Lantiva