DIY Bebas Rabies tapi Pencegahan Perlu Dilakukan, DPKP Vaksinasi 100 Kucing

Magang Radar Malioboro • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 20:55 WIB

 

DIY Bebas Rabies tapi Pencegahan Perlu Dilakukan, DPKP Vaksinasi 100 Kucing
DIY Bebas Rabies tapi Pencegahan Perlu Dilakukan, DPKP Vaksinasi 100 Kucing

 

YOGYAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih berstatus bebas rabies. Untuk mempertahankan kondisi tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY menggencarkan vaksinasi hewan sebagai langkah pencegahan.

Vaksinasi rabies gratis menjadi salah satu rangkaian Bulan Bakti Peternakan ke-190 dan World Rabies Day di halaman DPKP DIY, Kamis (24/9). Dalam kegiatan tersebut, DPKP DIY menyediakan vaksinasi untuk 100 ekor kucing.

Kepala DPKP DIY Aris Eko Nugroho mengatakan vaksinasi tetap diperlukan meskipun DIY saat ini berstatus bebas rabies. Hal itu lantaran peredaran hewan yang cukup masif membuat upaya pencegahan perlu terus dilakukan.

Baca Juga: Empat Belas Tahun Komunitas Angklung Rajawali Menjaga Warisan Leluhur di Tengah Riuk Malioboro

“Kalau di kita sebenarnya sudah bebas rabies, tetapi karena berkaitan dengan peredaran khususnya hewan ini cukup masif, sehingga tetap kita jaga-jaga,” kata Aris.

Menurutnya, menjaga kekebalan hewan menjadi bagian penting untuk mempertahankan DIY bebas rabies. Karena itu, vaksinasi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

“Jangan sampai kekebalan dari hewan-hewan itu menjadi berkurang karena kelengahan dari kita. Maka hari ini kita mengadakan vaksinasi,” ujarnya.

Baca Juga: Persija Datangkan Marselino Ferdinan di Pengujung Bursa Transfer

Aris mengatakan vaksinasi rabies secara khusus baru pertama kali diselenggarakan oleh DPKP DIY tahun ini. Sementara vaksinasi juga telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota di DIY.

Dia berharap kegiatan tersebut dapat berlanjut dan dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah risiko penularan penyakit kepada manusia.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP DIY Dr. Agung Ludiro mengatakan antusiasme masyarakat terhadap layanan vaksinasi dan kastrasi cukup tinggi.

Baca Juga: Soto Betawi Mendunia, Masuk Tiga Besar Sup Terbaik Dunia Versi TasteAtlas

“Untuk vaksinasi rabies kami membuka untuk 100 ekor kucing. Untuk kastrasi pendaftaran terakhir kemarin sekitar 40 ekor, tetapi hari ini untuk vaksinasi dan kastrasi masih banyak yang berdatangan tanpa mendaftar,” jelas Agung.

Selain vaksinasi rabies, kegiatan tersebut juga menyediakan layanan kastrasi kucing jantan secara gratis serta pameran kucing dan produk peternakan.

Salah satu peserta, Santi Handayani, 35, warga Imogiri, Bantul, mengikuti layanan kastrasi untuk kucing jantannya. Ia mengatakan kastrasi dilakukan untuk menjaga kesehatan sekaligus mengendalikan populasi kucing.

Baca Juga: Benarkah Perempuan Lebih Bucin? Ini Alasan Psikologis di Balik Sikap Manis dalam Hubungan

“Buat kesehatan kucing juga. Terus buat mengurangi populasi,” kata Santi.

Santi mengaku baru pertama kali mengikuti layanan tersebut. Sebelumnya, ia sempat ingin mengikuti program serupa, tetapi terkendala kuota.

“Yang tahun-tahun lalu mau ikut, tetapi sudah penuh. Sekarang kan terbatas kuotanya,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DPKP DIY berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan semakin meningkat. Upaya pencegahan rabies juga diharapkan terus dilakukan secara bersama-sama agar status bebas rabies di DIY dapat dipertahankan.

 

Abelia Nababan

Editor : Heru Pratomo
DPKP DIY aris eko nugroho vaksinasi kucing Bebas Rabies