Raksasa pembayaran digital PayPal terus memperkuat posisinya di industri aset digital dengan menjadikan stablecoin PayPal USD (PYUSD) sebagai salah satu pilar utama strategi bisnis perusahaan. Langkah tersebut diumumkan bersamaan dengan laporan keuangan kuartal II 2026 yang menunjukkan pertumbuhan transaksi pembayaran tetap solid.
Selama periode April hingga Juni 2026, PayPal membukukan total volume pembayaran (Total Payment Volume/TPV) sebesar US$486,4 miliar, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pendapatan perusahaan juga tumbuh menjadi US$8,68 miliar, didorong oleh meningkatnya aktivitas pembayaran digital di berbagai layanan.
Dalam restrukturisasi bisnis terbarunya, PayPal kini menempatkan layanan kripto dan stablecoin di bawah divisi Payment Services & Crypto. Unit tersebut tidak hanya menangani aset digital, tetapi juga mengelola layanan pemrosesan pembayaran Braintree, solusi pembayaran untuk pelaku usaha, serta berbagai layanan merchant lainnya.
Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai mengintegrasikan teknologi blockchain dengan bisnis pembayaran konvensional guna memperluas penggunaan stablecoin di sektor perdagangan.
PYUSD Jadi Fokus Pengembangan
Dalam presentasi kepada investor, PayPal memasukkan stablecoin sebagai salah satu fokus inovasi perusahaan, berdampingan dengan teknologi identitas digital, biometrik, dan sistem pembayaran berbasis kecerdasan buatan (AI).
Manajemen menyatakan bahwa jaringan merchant yang luas, sistem manajemen risiko, serta infrastruktur kepercayaan yang telah dimiliki PayPal akan dimanfaatkan untuk mempercepat adopsi PYUSD.
CEO PayPal juga mengungkapkan perusahaan tengah menyiapkan lebih banyak layanan pembayaran bagi merchant yang memanfaatkan PYUSD, termasuk sistem pembayaran otomatis berbasis AI (agentic payments). Produk-produk tersebut diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan bisnis baru dalam beberapa tahun mendatang.
Laba Tertekan, Prospek Tetap Positif
Meski pendapatan meningkat, laba bersih berdasarkan standar akuntansi (GAAP) justru turun sekitar 12 persen menjadi US$1,1 miliar. Margin operasional perusahaan juga mengalami penyusutan dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, PayPal mencatat kerugian sekitar US$81 juta dari investasi strategis dan aset kripto yang dimiliki perusahaan. Namun, manajemen menegaskan angka tersebut merupakan gabungan dari beberapa jenis investasi sehingga tidak seluruhnya berasal dari aset kripto.
Di sisi lain, perusahaan menaikkan proyeksi laba non-GAAP sepanjang tahun menjadi sekitar US$5,38 per saham. Optimisme tersebut mendapat respons positif dari pasar dengan kenaikan harga saham PayPal sekitar 4 persen setelah laporan keuangan dirilis.
Pasokan PYUSD Menurun
Meski menjadi fokus pengembangan, jumlah stablecoin PYUSD yang beredar justru mengalami penurunan. Berdasarkan data awal Agustus, suplai PYUSD berada di kisaran US$2,7 miliar, lebih rendah dibandingkan lebih dari US$4 miliar yang tercatat pada Maret lalu.
Namun demikian, penurunan suplai tersebut belum tentu mencerminkan melemahnya bisnis stablecoin PayPal. Jumlah token yang beredar dapat berubah mengikuti permintaan di bursa kripto, dompet digital, maupun platform keuangan terdesentralisasi (DeFi).
PayPal sendiri terus memperluas akses PYUSD ke lebih dari 70 pasar internasional. Pengguna kini dapat membeli, menyimpan, mengirim, hingga menerima stablecoin tersebut melalui platform PayPal, sementara sebagian pengguna juga memperoleh insentif berupa program reward.
Ekspansi Ekosistem Blockchain
Ekspansi PYUSD juga berlanjut melalui integrasi dengan jaringan Polygon, sehingga mempermudah perusahaan memanfaatkan stablecoin untuk pembayaran lintas negara.
Selain itu, PayPal bersama MoonPay meluncurkan PYUSDx, sebuah platform yang memungkinkan pengembang membuat stablecoin khusus aplikasi dengan dukungan PYUSD sebagai aset dasar. Langkah tersebut dinilai dapat memperluas penggunaan stablecoin di luar ekosistem dompet digital PayPal.
Ke depan, investor akan mencermati laporan keuangan kuartal III serta perkembangan kontribusi divisi Payment Services & Crypto terhadap pendapatan perusahaan. Pasar juga menunggu bukti bahwa PYUSD mampu meningkatkan transaksi merchant, mempertahankan pelanggan, sekaligus memberikan nilai tambah terhadap bisnis pembayaran digital PayPal.
Editor : Bahana.