Bitcoin menunjukkan pergerakan menarik di tengah dinamika pasar kripto. Lebih dari 75 persen suplai Bitcoin saat ini berada dalam posisi profit atau keuntungan, sebuah kondisi yang dinilai dapat memengaruhi sentimen para pelaku pasar.
Informasi tersebut disoroti komentator kripto @bitfinex. Kondisi ini menjadi sinyal penting karena sebagian besar pemegang Bitcoin berada dalam posisi menguntungkan.
Jika kondisi tersebut mampu bertahan ketika pasar mengalami koreksi, dinamika Bitcoin berpotensi memasuki fase baru. Investor dan trader kini mencermati apakah mayoritas pemegang aset kripto tersebut tetap berada di zona keuntungan setelah terjadi tekanan jual.
Bitcoin Uji Resistance USD 64.000-65.000
Bitcoin saat ini bergerak di sekitar level USD 64.000. Area USD 64.000 hingga USD 65.000 menjadi zona resistance penting yang sedang diuji.
Tingginya persentase suplai Bitcoin yang berada dalam posisi profit membuat pergerakan harga berikutnya menjadi perhatian. Para trader mencoba membaca apakah kondisi tersebut akan memicu aksi ambil untung atau justru menjadi fondasi bagi pemulihan harga yang lebih stabil.
Baca Juga: New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru
Berdasarkan pola historis, ketika sebagian besar pemegang Bitcoin masih berada dalam posisi profit selama periode koreksi, tekanan volatilitas berpotensi lebih terkendali.
Namun, situasi tetap bergantung pada respons pasar terhadap area resistance tersebut. Jika penjual terus mempertahankan zona USD 64.000-65.000, Bitcoin masih menghadapi tantangan untuk melanjutkan kenaikan.
Sebaliknya, keberhasilan menembus resistance dapat memberikan sinyal positif terhadap pergerakan berikutnya.
75 Persen Suplai Bitcoin Berada di Zona Profit
Data mengenai suplai yang berada dalam posisi profit menjadi salah satu indikator yang diperhatikan untuk membaca sentimen pasar.
Saat ini, lebih dari 75 persen suplai Bitcoin tercatat berada di atas harga saat aset tersebut terakhir berpindah tangan. Artinya, sebagian besar pemegang Bitcoin berpotensi menjual dalam kondisi menguntungkan.
Kondisi tersebut memiliki dua sisi. Di satu sisi, tingginya jumlah pemegang yang profit dapat meningkatkan potensi aksi ambil untung.
Namun di sisi lain, apabila para pemegang memilih mempertahankan asetnya, kondisi tersebut justru dapat mengurangi tekanan jual dan membantu menjaga stabilitas harga ketika terjadi koreksi.
Karena itu, respons investor terhadap pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa waktu ke depan menjadi faktor penting.
Bitcoin Masih di Sekitar USD 64.000
Bitcoin masih bergerak di sekitar USD 64.000, menjadikan level tersebut sebagai salah satu perhatian utama pelaku pasar.
Baca Juga: DM Instagram hingga Tes Kehamilan Jadi Bukti, Istri Sah Lima Anak Laporkan Dugaan Perzinaan
Kombinasi antara harga yang berada dekat resistance dan tingginya persentase suplai dalam posisi profit membuat pasar berada dalam fase yang cukup krusial.
Koreksi tajam belum tentu terjadi apabila sebagian besar pemegang tetap mempertahankan Bitcoin mereka. Namun, tekanan jual dapat meningkat apabila investor mulai merealisasikan keuntungan secara bersamaan.
Situasi tersebut menunjukkan bagaimana aksi ambil untung dan tingkat keuntungan pemegang aset dapat memengaruhi stabilitas pasar Bitcoin.
Menanti Arah Bitcoin Berikutnya
Perhatian utama trader kini tertuju pada kemampuan Bitcoin bertahan di atas USD 64.000 sekaligus menembus resistance USD 65.000.
Jika berhasil melewati level tersebut, Bitcoin berpotensi mendapatkan momentum baru. Sebaliknya, kegagalan menembus resistance dapat membuka peluang terjadinya koreksi.
Selain pergerakan harga, persentase suplai yang masih berada dalam posisi profit juga perlu dipantau. Apabila angka tersebut tetap tinggi selama koreksi, kondisi itu dapat menjadi indikasi bahwa mayoritas investor masih memiliki ruang untuk menahan asetnya.
Bitcoin sendiri merupakan aset kripto terbesar yang kerap menjadi acuan pergerakan pasar cryptocurrency secara keseluruhan. Karena itu, perubahan sentimen di Bitcoin berpotensi memberikan pengaruh terhadap aset kripto lainnya.
Baca Juga: Lift Kaca 288 Meter di Tebing China Jadi Jalan Pintas Anak Sekolah
Informasi ini bersifat edukatif dan bukan merupakan saran atau rekomendasi investasi.
Editor : Bahana.