Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Oz the Oddz, Rapper Solo Asal Denpasar Yang Juga Tergabung dalam Gnarly Club

Magang Radar Malioboro • Senin, 12 Januari 2026 | 17:27 WIB

Rapper Oz the Oddz asal Denpasar Bali - Instagram / @oztheoddz
Rapper Oz the Oddz asal Denpasar Bali - Instagram / @oztheoddz
Oz the Oddz merupakan rapper asal Denpasar, Bali, yang dikenal di skena hip-hop alternatif Indonesia lewat gaya bermusik yang versatile serta keterlibatannya dalam kolektif rap underground Gnarly Club.

Sejak aktif merilis karya secara independen, Oz the Oddz konsisten mengeksplorasi berbagai subgenre rap, mulai dari plugg, trap, Memphis rap, emo rap, hingga soul rap.

Namanya turut disorot oleh akun instagram 808 Mansion, yang memperkenalkan Oz the Oddz sebagai rapper asal Bali dengan pendekatan musik fleksibel dan lintas gaya.

Oz the Oddz memiliki nama asli Kayowanan Adhi Dharma, lahir pada 1999 dan berasal dari Kota Denpasar, Pulau Bali.

Ia mulai menapaki dunia musik sejak 2017, dengan merilis karya-karya awal secara mandiri melalui platform digital seperti SoundCloud.

Oz the Oddz dikenal sebagai rapper yang tidak terpaku pada satu formula, melainkan terus berpindah gaya dan suasana sesuai fase kreatif yang dijalaninya.

Selain berkarier solo, Oz the Oddz aktif sebagai bagian dari Gnarly Club, sebuah kolektif rap underground lintas pulau yang bertujuan menggabungkan rapper-rapper lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Kolektif ini digawangi oleh sejumlah nama seperti Trigga Coca, Jafarsnd, Collvpse, GAZM, Ominous, Bamskee, CHA1NZ, dan Kent, dengan semangat kolaborasi dan eksplorasi ragam warna hip-hop di luar arus utama.

Sebelum fokus ke rap, Oz the Oddz sempat tertarik membentuk band dengan pendekatan punk rap dan metal rap, karena ketertarikannya pada suara distorsi dan bass berat.

Namun, keterbatasan lingkungan yang tidak banyak mendukung genre tersebut membuatnya memilih jalur solo.

Pada fase awal kariernya, Oz the Oddz banyak terinspirasi oleh XXXTENTACION, khususnya saat sang rapper mengembangkan trap metal, subgenre yang memadukan trap dengan elemen hardcore punk dan heavy metal.

Pada 2023, Oz the Oddz merilis album I’m Good, I’m Fine, yang menandai fase eksplorasi emosionalnya.

Album ini memadukan emo rap, midwest emo, dan emo punk, dengan pendekatan lirik yang lebih personal dan reflektif dibanding karya-karya awalnya.

Perjalanan musikal Oz the Oddz berlanjut dengan perilisan album YUNG KOZY LIFE pada 13 September 2024.

Album ini menghadirkan nuansa soulful dan jazzy, dengan produksi dari Da Kriss, produser hip-hop asal Bali.

Lewat album ini, Oz menggambarkan fase hidup yang lebih “cozy”, ketika dirinya memilih melambat dari rutinitas padat dan menuangkan keresahan personal dalam balutan musik yang lebih santai.

Album terbaru NXRTH MADE menandai fase lanjutan dari perjalanan musikal Oz the Oddz.

NXRTH MADE memperlihatkan kematangan musikal Oz, sekaligus mempertegas identitasnya sebagai rapper yang bebas bereksperimen tanpa terikat tren.

Sejumlah lagu Oz the Oddz kerap menjadi pintu masuk pendengar untuk mengenal karyanya, antara lain June, Last Part, Gothenburg, Too Young, Last Time II, Memories, Facetime, dan masih banyak lagi.

Deretan lagu tersebut memperlihatkan konsistensi Oz the Oddz dalam merilis karya-karya bernuansa personal yang mendapat respons kuat di skena hip-hop alternatif.

Penulis: Kinesha Puspa Adilla

Editor : Bahana.
#Oz the Oddz