Langkah terbaru Starrducc berangkat dari perilisan ulang EP pertama dan keduanya yang berbentuk rilisan fisik oleh label Jepang, serta mini album/EP Starrducc III, EP ini juga dirilis melalui label independen Jepang P-Vine Records.
Mini album “Starrducc III” menjadi lanjutan Starrducc yang lembut, di mana mencoba menggabungkan musik dream pop dengan sedikit sentuhan bossanova dan jazz pada aransemen lagu.
Mirakei sebagai vokalis juga menyebutkan mini album ini jadi gambaran emosi manusia yang kompleks.
Salah satu lagu andalannya adalah “Hujan Poyan” yang merangkum pesan utama tentang kehilangan.
Format mini album dipilih karena sebagai media yang fleksibel dan cukup padat untuk menyampaikan identitas musik yang sekaligus memperpanjang relasi Starrducc di musik internasional, khususnya Jepang yang dikenal memberi ruang besar bagi rilisan fisik dan kurasi indie pop.
Band yang digawangi oleh Mirakei, Adji, Bani, Andreas, dan Daniel ini memperluas jalur edar musik secara langsung, dari toko rilisan hingga panggung kecil, dari satu kota ke kota lain.
Tur Wisata Garis Edar digelar sebagai kelanjutan dari fase rilisan Starrducc III. Konsepnya tetap membawa musik ke berbagai kota, membangun pertemuan yang intimate, dan memperpanjang usia rilisan.
Tur Wisata Garis Edar mendatangi 6 kota, dari Bandung, Cirebon, Bekasi, Yogyakarta, Bogor, hingga Purwokerto.
Dalam tur ini, Starrducc berbagi panggung dengan The Jansen. Kolaborasi ini bersifat organik, mengingat adanya irisan personel diantara kedua band..
Penulis: Kinesha Puspa Adilla
Editor : Bahana.