Enola mulai aktif sekitar 2019 di Surabaya sebagai proyek trio yang terinspirasi dari keinginan mengeksplorasi musik atmosferik dan emosional.
Formasi inti band terdiri dari Adi Fikri (drum dan vokal), Ayis (gitar) dan Dwiki (bass dan vokal).
Musik Enola dipengaruhi oleh band-band seperti Slowdive, Low, dan Jesu yang menggambarkan ketertarikan pada suara shoegaze gelap yang intens.
Single “Blue Waves” (2021)
Blue Waves merupakan single awal yang membawa Enola lebih dikenal luas. Lagu ini mengahdirkan Angeeta Sentana dalam kolaborasinya yang menggambarkan perasaan kesendirian yang terus menghantui.
Rilisan ini membantu memperkenalkan suara shoegaze Enola kepada pendengar dan menjadi jembatan menuju EP mereka selanjutnya.
EP “Does Anyone Else” (31 Juli 2021)
EP ini adalah mini-album perdana Enola yang memuat lima lagu, termasuk Blue Waves. Rilisan ini dirilis di bawah label Greedy Dust Records. Daftar track yang ada di EP ini Śūnyatā, Fill the Void, Blue Waves (ft. Angeeta Sentana), Does Anyone Else, Skin to Skin.
Dalam wawancara bersama Jeurnals, personel Enola menjelaskan perjalanan proses kreatif dari EP ini, termasuk kerja sama label, teaser vinyl, hingga merch eksklusif yang dirilis.
Album “Commit Death” (2 September 2024)
Tiga tahun kemudian, Enola merilis album penuh berjudul Commit Death melalui Bosan Records.
Menurut Consumed Magazine, Commit Death memperkenalkan kombinasi shoegaze dan heavy metal dengan suasana yang jauh lebih gelap dan kompleks dibanding karya mereka sebelumnya.
Proses rekaman album ini juga unik, Enola memilih lokasi yang berupa sebuah rumah kosong legendaris di Surabaya, Skale, dan memanfaatkan akustik alami ruangan tersebut untuk membentuk karakter suara tiap instrumen.
Tema album ini mengeksplorasi kematian, kehilangan, nafsu, cinta yang hilang, dan eksistensial remuk, hal ini menjadikannya salah satu rilisan paling berat dan ambisius dalam katalog Enola. Di album ini juga menghadirkan kolaborasi vokal dari Denisa di track berjudul “Repent” dan Neriz Azzalea di “I Will Never Recover”
Dari Blue Waves hingga Commit Death, band ini menghadirkan suara dari yang melankolis hingga ke suara yang lebih berat. Seperti yang dikatakan Medium, rilisan Enola seperti Does Anyone Else meninggalkan kesan mendalam dan sering diputar ulang oleh penggemar genre shoegaze karena nuansa suasana yang khas dan emotif.
Penulis: Kinesha Puspa Adilla
Editor : Bahana.