Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Write You Off, Salah Satu Track Tentang Penyesalan dan Melangkah Maju Dari Unit Pop Punk Malang, Write The Future

Bahana. • Jumat, 30 Januari 2026 | 12:47 WIB

Cover Album Changing Pace / Write The Future - Sumber: Bandcamp Write The Future
Cover Album Changing Pace / Write The Future - Sumber: Bandcamp Write The Future
Lagu “Write You Off” adalah salah satu track penting dari band pop punk Write The Future, yang menceritakan tema penyesalan, ingatan berat, dan keputusan sadar untuk melepaskan hal-hal yang tak bisa diulang. Lagu ini dirilis sebagai lead single dari album penuh mereka, Changing Pace, yang dirilis pada 29 Januari 2017.

Write The Future adalah band pop punk asal Malang, Jawa Timur yang aktif sejak 2009. Mereka dikenal sebagai bagian dari komunitas musik alternatif di kota apel ini, yang merilis materi mereka sendiri tanpa label besar melalui platform seperti Bandcamp.

Formasi awal band ini terdiri dari Dandy Gilang (vokal), Risang Candrasa (gitar), Dimas Fitra (gitar), Prayoga Putra (bass), dan Gusti Agung (drum).

Mereka hadir di skena pop punk lokal dengan beberapa rilisan awal, termasuk mini album Reason (2012), EP Bury My Trace Someone Will Take My Place (2014), dan Couch to Couch (2014) yang merupakan split EP bersama Story Starry Nite.

Medium menggambarkan Changing Pace sebagai fase di mana Write The Future mulai merangkum kecemasan generasi muda dengan energi pop punk yang tetap kuat dan emosional. “Write You Off” menjadi salah satu lagu yang paling sering disebut sebagai representatif dari tema besar album ini.

Lagu ini memperlihatkan penyesalan sebagai bagian pengalaman hidup yang harus diakui, bukan dihindari. Ketika sang narator mencoba “menulis ulang” semua yang ada di pikirannya, ia menyadari bahwa tidak semua bisa diperbaiki:

“Try to make it new again, but all of those can’t be undone.”

Kalimat ini menjadi suatu hal yang emosional dan sebuah refleksi tentang batasan dalam usaha memperbaiki masa lalu.

“So I just write it off, write you off.”

Di sini “write off” bukan hanya metafora, tetapi pernyataan nyata untuk berhenti membawa beban yang sama terus-menerus. Melepas bukan berarti membenci, melainkan menerima.

Bagian terakhir lirik juga memberi ruang untuk penerimaan terhadap apa yang sudah terjadi:

“What’s left behind me will just be memory.”

Kalimat ini menunjukkan bahwa masa lalu, seberat apa pun tetap akan menjadi bagian dari cerita hidup, tapi bukan lagi sesuatu yang harus dijalani kembali.

“Write You Off” bukan hanya sebuah lagu, tapi suatu media untuk mengungkapkan emosi yang relate dengan pendengarnya. “Write You Off” bisa dijadikan lagu pertama yang didengarkan sebelum mendengarkan karya Write The Future lainnya.

Penulis: Kinesha Puspa Adilla

Editor : Bahana.
#write off #punk