Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

SM Entertainment Resmi Dirikan Akademi K-Pop di Singapura, Siap Cetak Idol Global dari Asia Tenggara?

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 4 Februari 2026 | 13:57 WIB
“Logo SM Entertainment, agensi hiburan Korea Selatan yang menaungi berbagai grup K-pop populer dunia.” (Sumber: SM Entertainment)
“Logo SM Entertainment, agensi hiburan Korea Selatan yang menaungi berbagai grup K-pop populer dunia.” (Sumber: SM Entertainment)

RADAR MALIOBORO — Agensi besar Korea Selatan, SM Entertainment, resmi melangkah lebih jauh dalam memperluas pengaruh global K-pop. Perusahaan yang menaungi grup-grup besar seperti Super Junior, EXO, Red Velvet, NCT, aespa, hingga RIIZE ini mendirikan SM Universe Singapore, akademi pelatihan K-pop pertama mereka di Asia Tenggara.

Akademi yang berlokasi di SCAPE, Orchard Road, ini resmi dibuka pada 24 Januari 2026 dan menjadi sekolah lokal pertama SM Entertainment di luar Korea Selatan. Kehadirannya menandai komitmen SM untuk menjaring dan membina talenta internasional, khususnya dari kawasan Asia Tenggara, agar mampu bersaing di industri hiburan global.

Sejak peluncuran terbatas (soft launching )pada Juni 2025, SM Universe Singapore telah memperkenalkan lebih dari 70 program pelatihan dan melatih lebih dari 600 siswa dari lebih 10 negara. Program yang ditawarkan mencakup vokal, tari, performa panggung, hingga komposisi musik, dengan sistem pelatihan yang mengadopsi standar industri SM Entertainment.

Mulai Januari 2026, akademi ini juga meluncurkan program profesional unggulan berdurasi 10 hingga 21 minggu. Program ini ditutup dengan sesi pelatihan intensif selama satu minggu di SM Universe Seoul, sekaligus membuka peluang bagi peserta terbaik untuk mengikuti audisi agensi hiburan ternama Korea Selatan.

CEO SM Universe Daniel Jang menyebut kampus Singapura sebagai yang pertama dalam sejarah K-pop, karena menjadi institusi pelatihan resmi pertama yang didirikan oleh perusahaan hiburan besar Korea di luar negeri untuk mendidik pelajar Korea dan internasional. Chief A&R Officer SM Entertainment, Chris Lee, menegaskan bahwa K-pop bukan sekadar musik dan pertunjukan, melainkan bahasa empati yang menyuarakan semangat, harapan, dan cinta lintas generasi.

(Alena Mutiara)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#akademi #Dirikan #SM Entertaiment #singapura #kpop