Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

"About You" menjelma Ruang Keramat untuk Kenangan Lama

Alfiani Hidayatul Choiriyah • Kamis, 9 Juli 2026 | 13:26 WIB
About You"
About You"

Ada lagu yang diciptakan untuk berdansa, ada yang ditulis untuk menemani perjalanan, dan ada pula lagu yang diciptakan sebagai sebuah mesin waktu. 

Bagi jutaan pendengar di seluruh dunia, "About You" milik The 1975 rilis pada akhir tahun 2022 dalam album "Being Funny in a Foreign Language", lagu ini tidak sekadar duduk manis di tangga lagu digital. Ia telah bertransformasi menjadi sesuatu yang lebih sakral—sebuah "ruang keramat" tempat kita menyimpan kenangan lama yang enggan kita lepas.

Mengapa lagu ini terasa begitu magis, bahkan cenderung mistis bagi sebagian orang?

Jawabannya terletak pada bagaimana Matty Healy dan kawan-kawan membangun arsitektur suaranya.

Secara musikal, "About You" adalah sebuah perayaan atas genre dream pop dan shoegaze. Dengan efek reverb vokal yang tebal, dentum bass yang konstan, dan gesekan strings yang megah dari komposer Warren Ellis, lagu ini sengaja dibuat "kabur".

Baca Juga: Mengapa Anak Muda Mulai Jenuh dengan Budaya Sibuk? Kenali Istilah Hustle Culture yang sedang Populer

Musiknya tidak jernih, melainkan terasa berawan—mirip dengan cara kerja ingatan kita saat mencoba mengingat wajah seseorang dari masa lalu.

Begitu intro lagu ini dimulai, pendengar seolah dipaksa melangkah masuk ke dalam sebuah ruang redup di dalam kepala mereka. Ini adalah sekuel spiritual dari lagu legendaris mereka di tahun 2013, "Robbers". Jika "Robbers" adalah manifestasi dari cinta masa muda yang meledak-ledak, destruktif, dan penuh gairah, maka "About You" adalah sisa abu dari ledakan tersebut. Ia adalah ruang kontemplasi yang sunyi setelah semua drama itu usai.

Kekuatan utama "About You" berada pada liriknya yang sangat jujur mengenai fenomena The One That Got Away—seseorang yang telah pergi, namun tidak pernah benar-benar hilang dari pikiran.

"Do you think I have forgotten about you?"
(Apakah kamu pikir aku telah melupakanmu?)

Pertanyaan retoris yang diulang-ulang oleh Matty Healy ini adalah pengakuan dosa yang universal.

Kita semua mungkin sudah melanjutkan hidup, berpindah kota, atau bahkan menggandeng tangan yang baru. Namun, The 1975 tahu betul bahwa ada satu sudut kecil di hati manusia yang selalu terkunci untuk satu orang di masa lalu.

Bagian lirik "We get married in our heads" merangkum dengan sempurna bagaimana manusia sering kali menciptakan realitas alternatif demi merayakan cinta yang gagal terwujud di dunia nyata.

Suara Carly Holt juga menjadi puncak emosional yang memecahkan keheningan.

Jika lagu ini adalah sebuah ruang keramat, maka bagian bridge yang dinyanyikan oleh Carly Holt adalah altar utamanya. Bagian ini viral bukan tanpa alasan. Ketika vokal Matty yang berat digantikan oleh suara Carly yang lembut, rapuh, dan seolah berbisik, di situlah pertahanan emosional pendengar runtuh.

"And there was something 'bout you that now I can't remember
It's the same damn thing that made my heart surrender..."

Baca Juga: Rahasia Makeup Flawless Seharian, Ini Cara Agar Foundation Tidak Mudah Crack

Carly menyanyikan sebuah ironi yang getir dan kita mulai melupakan detail-detail kecil tentang orang tersebut—warna bajunya, wangi parfumnya, atau cara dia tertawa—tetapi kita tidak pernah bisa melupakan perasaan bagaimana rasanya saat kita menyerahkan seluruh hati kita kepadanya. Bagian ini adalah sebuah klimaks melankolis yang membuat "About You" terasa begitu sakral.

Sebuah lagu dijuluki "keramat" oleh pendengar Indonesia bukan karena ia menakutkan, melainkan karena ia memiliki daya pikat yang tak masuk akal.

"About You" memiliki efek hipnotis yang membuat kita rela mampir ke masa lalu, merasakan perihnya rindu yang tak tersampaikan, lalu kembali ke realitas dengan perasaan lega sekaligus sesak.

Lagu ini menjadi ruang keramat karena di dalamnya, tidak ada penghakiman. Di dalam ruang "About You", kita diizinkan untuk merindukan seseorang yang sudah tidak boleh kita rindukan lagi. Kita diperbolehkan mengingat kembali pelukan yang sudah lama asing.

Pada akhirnya, "About You" adalah pengingat yang indah sekaligus melankolis bahwa beberapa orang memang ditakdirkan untuk tetap tinggal di dalam lagu, menjadi kenangan yang dikeramatkan sementara kita harus terus berjalan melintasi waktu.

 

Editor : Bahana.
#1975 #about you