Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Jokowi Sebut Pabrik Baterai Mobil Listrik di Indonesia Bakal Mulai Produksi Bulan Depan

Marsa Andiny Putri • Selasa, 7 Mei 2024 | 11:08 WIB
Jokowi.
Jokowi.

RADAR MALIOBORO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pabrik baterai listrik Indonesia akan mulai berproduksi bulan depan atau Juni 2024. Ia berharap ke depan ekosistem kendaraan tanah air bisa berkembang.

“Nanti bulan depan, itu yang namanya pabrik industri baterai sudah mulai berproduksi sehingga diharapkan ini ekosistem ini segera terbangun, segera terbentuk,” kata Jokowi kepada wartawan, ditulis Minggu (5/5).

Baca Juga: Pastikan Rizky Febian-Mahalini Nikah Secara Islam, Sule: Lini akan Berpindah Agama dan Sudah Diizinkan

Selain itu, Jokowi menyatakan bahwa Indonesia siap menyambut ekosistem mobil listrik yang akan datang. Salah satunya adalah keberadaan 59 industri sepeda motor listrik di Indonesia.

"Mobil listrik ada 5 pabrikan dan akan 6. Bus listrik ada satu. Truk juga satu. Ini bangunan besar ekosistem EV (electric  vehicle) yang harus kita jaga, jangan sampai ada hambatan-hambatan," lanjutnya.

Mantan Wali Kota Solo ini juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya membangun ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri agar terus berjalan. 

Baca Juga: Tayang di Prime Video! Ini Dia Sinopsis Film The Idea Of You yang Bergenre Romance, Yuk Simak Bagi yang Belum Nonton!

Menurutnya, hal ini penting agar Indonesia siap berkompetisi secara global dalam industri kendaraan listrik.

"Ini sudah dimulai sehingga kalau nanti industri baterai listriknya jadi, pabrik mobil listrik, sepeda motor listrik, bus listrik semuanya jadi, segera ekosistemnya akan terbentuk. Inilah daya saing yang ingin kita tunjukkan bahwa kita memang siap untuk berkompetisi di arena global," ujar Jokowi.

Sebagai informasi, guna ikut serta membangun ekosistem kendaraan listrik di tanah air, sampai hari ini PT PLN (Persero) tercatat telah memiliki 1.370 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 9.886 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan 2.182 Stasiun Penukaran Baterai Listrik Umum (SPBKLU).

Baca Juga: Kapan Akad Nikah Rizky Febian dan Mahalini? Gaga-gara Undangan Ini, Terungkap Bahwa Pasangan Tersebut...

Bahkan, PLN juga berinovasi mengembangkan 2.000 unit SPKLU pada tiang listrik (Pole Mounted) yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, infrastruktur non fisik yang telah dikembangkan PLN, dalam hal ini PLN menghadirkan fitur EV Digital Services (EVDS) di Super Apps PLN Mobile. 

Melalui fitur ini PLN memudahkan para pengguna EV untuk mengetahui keberadaan charging station terdekat, layanan test drive, mengajukan pemasangan layanan home charging, marketplace untuk membeli EV, hingga mengatur rencana perjalanan jauh. Menu Trip Planner ini akan otomatis memberikan rekomendasi titik-titik SPKLU yang dilalui sesuai rute perjalanan. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#listrik #mobil #joko widodo #jokowi #baterai