RADAR MALIOBORO - Station wagon, jenis mobil berbasis sedan yang satu ini memang selalu berhasil memikat hati para car enthusiast sejati.
Tak heran jika mobil station wagon di Indonesia tetap menjadi primadona, hingga harganya pun terus melambung tinggi.
Mobil station wagon memiliki ciri khas sebagai sedan dengan atap yang diperpanjang hingga ke bagian bagasi.
Jika dijelaskan secara sederhana, bayangkan saja sedan yang ‘dipanjangkan’.
Meski desainnya mungkin terlihat unik atau bahkan aneh bagi sebagian orang, tidak sedikit yang justru terpikat oleh pesona dan kepraktisan yang ditawarkan oleh mobil wagon ini.
Lantas, apa yang membuat model ini menjadi buruan para car enthusiast?
Pertama, karena jumlahnya yang terbatas. produsen otomotif sering kali merilis station wagon sebagai edisi terbatas atau edisi touring, menjadikannya incaran kolektor.
Di Eropa, mobil jenis ini populer untuk perjalanan jauh karena menawarkan bagasi yang luas dan kenyamanan ekstra.
Kelangkaan inilah yang membuat station wagon menjadi barang berharga dan mahal.
Model ini sebenarnya sudah hadir sejak tahun 1950-an, dengan Chevrolet, Buick, Chrysler, dan beberapa produsen Amerika lainnya menjadi pelopornya.
Di Indonesia, station wagon dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Contohnya, BMW e30 wagon yang pernah terjual hampir Rp 1 miliar di sebuah acara BMW beberapa waktu lalu.
Namun, tidak semua edisi station wagon memiliki harga selangit, menjadikannya sebagai mobil dengan harga yang terjangkau bagi sebagian kalangan.
Salah satu contoh varian station wagon yang kurang laku di Indonesia adalah Mazda Vantrend.
Namun, jika kita melihat merek-merek lain seperti BMW, Mercedes-Benz, Volvo, Fiat, Chevrolet, Buick, dan Chrysler, harga station wagon mereka bisa setara dengan harga sebuah rumah di kawasan Jakarta.
Dengan harga yang selangit dan desain yang ikonik, mobil station wagon memang menjadi pilihan menarik untuk dikoleksi.
Jadi, apakah Anda tertarik untuk menambah koleksi di garasi Anda?