Hal itu disampaikan saat menjadi pemateri dalam Sarasehan Kepemudaan bertajuk Pemuda Tangguh, Berkarakter, dan Mandiri. Digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman Selasa (23/9/2025).
Kegiatan berlangsung penuh antusias diikuti puluhan pemuda dan pemudi dari wilayah Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman.
Dalam paparannya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Itu menegaskan pemuda memiliki peran sentral dalam menggerakkan perubahan sosial.
Mantan Ketua KNPI Sleman dua periode itu menilai, sarasehan seperti ini bisa menjadi wadah bertukar ide, memperkuat jaringan, dan menumbuhkan semangat kolaborasi.
“Generasi muda jangan hanya bangga dengan kuantitas, tetapi harus menunjukkan kualitas. Tangguh dalam menghadapi tantangan, berkarakter dalam bersikap, dan mandiri secara ekonomi maupun sosial. maka pembangunan daerah akan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman Cholis Noor Mutaslimah memaparkan sarasehan digelar 86 titik di wilayah Kabupaten Sleman. Bersama anggota DPRD Sleman melalui program pokok pikiran (pokir).
Cholis menekankan pentingnya membangun karakter pemuda yang kuat di tengah tantangan era digital dan globalisasi.
“Pemuda harus menjadi subjek pembangunan, tidak hanya penonton. Kemandirian dan daya juang perlu terus dipupuk agar Sleman memiliki generasi yang berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Sumbersari Sukadi menyambut positif kegiatan tersebut. Dia berharap kegiatan ini dapat memberi ruang, serta manfaat bagi generasi muda kedepannya. Khususnya di wilayah Sumbersari.
Selain Syukron dan Cholis Noor, turut hadir menjadi pembicara yakni Ketua Pengurus Cabang (PC) IPNU Kabupaten Sleman Muhammad Ata Fadlulloh Al-Mahrusiy. (naf)
Editor : Bahana.