Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat, Komisi A DPRD Kota Jogja Dorong Optimalisasi Potensi Kelurahan

Iwan Nurwanto • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 13:47 WIB
Sekretaris Komisi A DPRD Kota Jogja Candra Akbar Ishmata - Dokumentasi pribadi
Sekretaris Komisi A DPRD Kota Jogja Candra Akbar Ishmata - Dokumentasi pribadi

JOGJA - Legislatif terus mendorong optimalisasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kewilayahan.

Sekretaris  Komisi A DPRD Kota Jogja Candra Akbar Ishmata menegaskan pentingnya optimalisasi potensi di setiap kelurahan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Menurut Candra Akbar, setiap wilayah/kelurahan di Kota Jogja memiliki karakteristik dan potensial untuk dikembangkan.

Potensi tersebut tidak hanya dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun juga membentang hingga kampung wisata, pelestarian seni dan budaya, hingga industri kreatif berbasis komunitas.

Baca Juga: Ariana Grande Protes Keras Lagu “We Can’t Be Friends” Dipakai Tim Trump

Ia menyebut, masyarakat Kota Jogja juga cukup kreatif untuk mengembangkan potensi wilayahnya masing-masing. Sudah banyak kampung atau kelurahan yang mempunyai produk-produk unggulan atau daya tarik wisata yang kuat.

Potensi-potensi itu menurutnya harus bisa disambut dengan baik dengan fasilitasi dan infrastruktur yang memadai supaya tidak jalan di tempat.

“Kami melihat langsung di akar rumput wilayah, warga Jogja itu sangat nyeni, kreatif dan inovatif. Potensi ini harus bisa ditangkap oleh Pemerintah agar bisa menjadi daya ungkit perekonomian di tingkat kewilayahan,” ujar Candra Akbar, Selasa (21/7/2026).

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus hadir melakukan pendampingan yang berkelanjutan.

Dukungan tidak hanya sebatas hanya pemberian modal atau fasilitas infrastruktur. Namun juga pelatihan mengelola dan manajerial, peningkatan mutu produk, hingga pemasaran digital.

Sebagai bagian dari Komisi A yang membidangi urusan Pemerintahan Kemantren hingga Kelurahan, Candra Akbar menekankan pentingnya penyerapan dana Kelurahan yang efektif dan tepat sasaran.

Ia tidak ingin anggaran yang diturunkan ke wilayah sekedar dialokasikan untuk program atau kegiatan yang bersifat seremonial.

Namun penggunaannya harus benar-benar berdampak langsung pada perekonomian di masyarakat setempat. Wujudnya bisa melalui program padat karya atau program pemberdayaan warga.

"Anggaran kelurahan harus dikelola secara inovatif. Jangan sekadar untuk kegiatan seremonial atau rutinitas biasa, tetapi diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi,” tegasnya. 

Baca Juga: X1, Pesawat Listrik Terbesar di Dunia Sukses Jalani Penerbangan Perdana

Candra Akbar yakin, jika sektor potensial dari kampung wisata dapat tumbuh subur apabila mendapat perhatian lebih, maka secara otomatis lapangan kerja di tingkat wilayah pasti terbuka. Kemudian berdampak pada menurunnya angka pengangguran dan kemiskinan.

Konkretnya,  DPRD Kota Jogja saat ini juga selalu memberikan ruang lebih kepada masyarakat terutama ketika menerima kunjungan kedinasan dari luar daerah. Kunjungan tamu dewan telah diarahkan ke kampung-kampung yang memiliki potensial agar dapat mengenalkan berbagai potensi kampung wisata yang ada di kota Jogja.

Ia pun optimistis, melalui dorongan dan sinergi yang kuat antara masyarakat, kampung, dan pemerintah, kenaikan signifikan ekonomi Kota Jogja bukan hanya sekedar angan-angan. Namun menjadi realita yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Lewat kebijakan dari DPRD, eksekusi program yang tepat dari Pemkot, dan partisipasi aktif masyarakat, ekonomi Kota Jogja bisa tangguh yang berasal dari potensi Kampung,” tandas Candra Akbar. (inu)

Editor : Bahana.
komisi A DPRD Jogja Pemkot Jogja