JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI memastikan penyaluran bansos April 2026 akan berjalan lebih cepat.
Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Program Sembako) tahap 2 (Triwulan II) periode April-Juni 2026 mulai dicairkan setelah tanggal 10 April 2026, lebih awal dari jadwal biasanya.
Percepatan ini menyusul pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimajukan dari tanggal 20 menjadi tanggal 10 setiap triwulan, mulai berlaku April 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa percepatan data dari BPS ini akan membuat penyaluran bansos April 2026 lebih efisien.
Pencairan dilakukan secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN) atau PT Pos Indonesia, tergantung domisili penerima.
Berikut rincian bansos utama yang disalurkan pada April 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bansos bersyarat untuk keluarga miskin dan rentan. Besaran per 3 bulan (tahap 2) bervariasi sesuai kategori: Ibu hamil/nifas: Rp750.000
Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000
Anak SD: Rp225.000
Anak SMP: Rp375.000
Anak SMA: Rp500.000
Lansia ≥60 tahun: Rp600.000
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
Saldo elektronik Rp200.000 per bulan, dicairkan 3 bulan sekaligus sehingga total Rp600.000.
Digunakan untuk membeli beras, telur, susu, minyak goreng, dan kebutuhan pangan lainnya di e-warong atau mitra terdekat. Hanya penerima di desil 1-4 yang berhak.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan pendidikan untuk siswa SD, SMP, SMA/SMK dari keluarga kurang mampu.
BLT Dana Desa dan bantuan pangan tambahan (beras & minyak goreng) di beberapa daerah, tergantung realisasi desa masing-masing.
Pemerintah juga terus memutakhirkan data agar bansos tepat sasaran.
Sekitar 28 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan merasakan manfaatnya.
Masyarakat Jogja dan DIY bisa mengecek sendiri dengan mudah:
Buka situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
Ketik kode captcha yang muncul
Klik “Cari Data”
Hasil akan menampilkan status apakah terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, PIP, atau bansos lainnya beserta nominalnya.
Atau unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store/App Store untuk pengecekan lebih praktis via HP.
Pastikan data KTP dan KK Anda sesuai dengan DTSEN terbaru.
Jika belum cair setelah pertengahan April, hubungi pendamping PKH setempat atau Kantor Dinsos DIY/Kabupaten/Kota.
Hindari pungutan liar atau modus penipuan yang mengatasnamakan bansos.
Gunakan bansos untuk kebutuhan pokok dan pendidikan anak agar program ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan.
Penyaluran bansos April 2026 ini merupakan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin