KLATEN — Gelaran Klaten Fair dan Klaten Expo sebagai rangkaian peringatan HUT ke 222 Kabupaten Klaten, resmi dibuka Minggu (19/07/2026). Dibukanya pameran ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan Hari Jadi Klaten yang berkesinambungan hingga Agustus mendatang. Hari jadi Klaten sendiri jatuh pada tanggal 28 Juli.
Kegiatan Klaten Fair akan berlangsung 4 hari, mulai Minggu (19/7) hingga Rabu (23/7) lusa. Kegiatan ini menjadi ajang promosi utama untuk mengenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Acara pembukaan Klaten Fair dipusatkan di Alun-alun Klaten dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa pameran ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membantu usaha kecil berkembang.
Baca Juga: Cetak Sejarah Sinema! 'Spider-Man: Brand New Day' Jadi Film Pertama Berteknologi 'Shot for ScreenX', Warga Jogja Siap-Siap Nonton Paling Imersif!
"Klaten Fair adalah kesempatan emas bagi pelaku usaha kita untuk bangkit dan memperluas pasar. Semoga transaksi yang terjadi bisa mencapai ratusan juta rupiah dan menggerakkan roda perekonomi lokal," ujar Mas Bupati—panggilan akrab Bupati Klaten saat membuka acara secara resmi.
Tahun ini merupakan gelaran ke-2 Klaten Fair, dan diikuti oleh ratusan tenant (stan) yang dibawahi empat OPD, yakni Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja; Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP), Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten.
Area pameran dibagi menjadi empat titik utama di area Alun-alun Klaten dengan diisi ratusan stan IKM dan UMKM yang menawarkan aneka kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan. Selain itu, juga menampilkan klaster industri unggulan, seperti kerajinan logam, lurik, batik, hingga desa wisata.
Pembukaan pameran yang dimulai pukul 07.00, langsung diserbu oleh ribuan warga Klaten dan sekitarnya. Selain berbelanja produk lokal, pengunjung juga dihibur dengan berbagai penampilan seni budaya dan panggung hiburan yang akan digelar setiap malamnya. Gelaran ini terbuka untuk umum.
Jika hari pertama berlangsung mulai pukul 07.00 hingga pukul 22.00, maka untuk tiga hari ke depan Klaten Fair ini buka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB.
Masyarakat diimbau untuk datang meramaikan sekaligus mendukung produk-produk karya warga asli Kabupaten Klaten. "Harapannya dengan dipamerkannya produk produk unggulan UMKM kita ini, mampu menggairahkan perekonomian masyarakat. Karena masyarakat menjadi tahu akan produk produk lokal yang ada di Klaten ini," katanya.
Mas Bupati yakin, dengan sering dipamerkannya produk produk unggulan ini, masyarakat menjadi tahu adanya produk produk tersebut, sehingga waktu-waktu yang akan datang, masyarakat luas, masyarakat dari daerah lain, baik di lingkup lokal Klaten, Jawa Tengah maupun nasional akan dengan sengaja membelanjakan uangnya untuk produk produk unggulan tersebut. " Kami yakin, besok atau lusa, masyarakat luas akan dengan sengaja datang ke Klaten untuk mencari produk produk unggulan kita. Hal yang sudah terjadi, misal produl lurik dan batik," tandasnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Luciana Rina Damayanti mengatakan, gelaran Klaten Fair ini murni merupakan gagasan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. "Tahun ini merupakan tahun kedua gelaran Klaten Fair. Kegiatan ini berdampak positif untuk kepentingan masyarakat luas, baik bagi IKM, UKM maupun masyarakat umum," kata Damayanti--panggilan akrab Luciana Rina Damayanti saat ditemui di tempat pameran.
Dinas yang dipimpin Damayanti mengikutkan sedikitnya 55 IKM dalam pameran kali ini. " Dari binaan kami, ada 55 IKM yang ikut. Jumlah itu, merupakan hasil seleksi kami setelah mereka mendaftarkan diri sebagai peserta pameran," jelasnya.
Jumlah tersebut berasal dari hampir semua wilayah yang ada di Klaten. "Tentu saja yang kita ikutkan ini adalah IKM-IKM yang memiliki prospek baik ke depan. Harapannya dengan kita ikutkan dalam pameran ini, selanjutnya mereka lebih berkembang, maju, dan meningkat menjadi UKM yang lebih besar," tandasnya. (jko)
Editor : Bahana.