Nyaris Tak Terdengar, Mas Bupati Kunjungi Titik Nol Klaten: Bukti Sejarah Terbentuknya Klaten!

joko suhendro • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 14:04 WIB
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dengan berbusana khas Klaten (Lurik) saat mengunjungi lokasi Titik Nol Klaten yang berada di Jalur Lambat Jalan Pemuda No. 62, Kampung Kanjengan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, Selasa (28/7/2026).
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dengan berbusana khas Klaten (Lurik) saat mengunjungi lokasi Titik Nol Klaten yang berada di Jalur Lambat Jalan Pemuda No. 62, Kampung Kanjengan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, Selasa (28/7/2026).

KLATEN – Tidak seperti Titik Nol di Yogyakarta, atau di Aceh yang begitu kesohor, Titik Nol Klaten nyaris tak terdengar. Pada hal keberadaannya juga di tengah-tengah Kota Klaten, tepatnya di Jalur Lambat Jalan Pemuda No. 62, Kampung Kanjengan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, tidak jauh dari tempat perbelanjaan Klaten Town Square (Klatos) atau di 200 meter sisi Utara Matahari Klaten. Untuk menandainya, di tempat ini terdapat semacam patok dan prasasti.

Secara fisik, patok penanda tersebut, kira-kira setinggi satu meter bertulisan kode titik ukur: KLAT 0 dan YOGY 30. Sedangkan prasastinya berukuran 0,5 meter kali 0,5 meter bertuliskan “BATAS DAERAH KEMANDORAN BLOK 4124 dan BLOK 4123.

Ketidaktenaran Titik Nol Klaten ini diakui, bahkan sangat disadari oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Tak heran, bertepatan dengan hari jadi ke 222 Kabupaten Klaten 28 Juli 2026, Mas Bupati—panggilan akrab Bupati Klaten, menyempatkan untuk mengunjunginya.

“Saya pun baru tahu dan melihatnya kali ini, bahwa Titik Nol Klaten ternyata ada di tengah-tengah kota. Di sini ini, tidak jauh dari Klatos,” kata Mas Bupati seraya meraba-raba dan mencermati tugu penanda Titik Nol Klaten tersebut.

Baca Juga: Josh Hartnett Hadapi Monster Laut Misterius lewat Serial Terbaru Netflix Below

Mas Bupati pun yakin, banyak masyarakat Klaten yang belum tahu lokasi atau tempat Titik Nol Klaten ini berada. “Sebenarnya tempat ini menjadi salah satu bukti sejarah terbentuknya Kabupaten Klaten. Tapi saya melihatnya, belum banyak yang tahu tentang tempat ini. Bahkan mungkin sebagian besar pejabat kita, mungkin para Kepala OPD juga belum tahu lokasi keberadaan Titik Nol kita ini,” tandasnya berkelakar.

Karena itu, pada hari jadi Klaten kali ini, Mas Bupati menyempatkan waktu untuk berkunjung ke tempat tersebut, guna melihat langsung dan membuktikan keberadaan benda sejarah itu. Kunjungan Mas Bupati didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto, juga beberapa Kepala OPD dan staf.

“Kami datang ke sini, selain untuk melihat langsung lokasi Titik Nol, juga melakukan doa keselamatan. Keselamatan untuk Pemerintah Kabupaten Klaten, dan keselamatan untuk kita semua,” tuturnya.

Mas Bupati mengakui, sudah mendengar sejak lama bahwa Pemkab Klaten berencana membangun atau mengupdate keberadaan penanda Titik Nol Klaten ini. Namun dikarenakan letaknya yang berada di pinggiran jalan, sementara di sekitarnya merupakan kompleks rumah toko (ruko), sehingga mengalami kesulitan.

“Meski demikian bukan berarti tidak mungkin untuk dilakukan pembangunan kembali. Nanti kita coba gagas untuk hal tersebut, sambil kita mencari sisik melik lain, bukti bukti sejarah yang lain untuk kemudian nanti kita agenda pembangunannya secara bersamaan,” ungkapnya kepada wartawan.

Untuk diketahui, lokasi penanda Titik Nol Klaten ini, persisnya berada tidak jauh dari proliman Kota Klaten, tepatnya di Jalur Lambat (Sisi Kanan) Jalan Pemuda Nomor 62, Dukuh Kanjengan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klaten Tengah. Atau untuk mudahnya, jika dari arah Solo, sekitar 200 meter sisi Utara sebelum pusat perbelanjaan Klatos/Matahari. Tempat ini berjarak sekitar 30 kilometer ke Yogyakarta dan 35 kilometer ke Solo.

Konon kompleks tersebut, dulunya menjadi area pusat pemerintahan masa lalu ketika Klaten menjadi bagian dari daerah kekuasaan Kasunanan Surakarta. Patok penanda di lokasi ini sudah ada dan terpasang sejak zaman dulu sebagai acuan penghitungan jarak wilayah.

Baca Juga: Trailer Jumanji: Open World Dirilis, Intip Babak Akhir Petualangan Karakter Game di Dunia Nyata

Dalam narasi dari berbagai sumber, tempat tersebut dulunya sempat menjadi lokasi Kanjeng Tumenggung berkantor, kampungnya disebut Kanjengan, dan kemudian dibuat titik nol kilometer. Saat ini, tidak ada kantor pemerintahan yang berdekatan dengan tugu itu selain Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Klaten, yang berjarak ratusan meter serta berada di balik kompleks pertokoan serta perkampungan di Kanjengan ini.

Editor : Bahana.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo titik nol klaten pemkab klaten