
GUNUNGKIDUL - Sebanyak 1.600 peserta akan memeriahkan apel dan aubade dalam rangka menyambut Bulan Kemerdekaan di Kabupaten Gunungkidul, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang menempuh rute sekitar tiga kilometer dari Alun-alun Wonosari menuju Taman Budaya Gunungkidul itu sekaligus menjadi momen pelepasan 72 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebelum memasuki pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) di asrama.
Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunungkidul Nurudin Araniri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat.
"Kegiatan tersebut bagian dari upaya Pemda dalam rangka menyemarakkan Bulan Agustus," kata Nurudin.
Menurutnya, sekitar 1.400 petugas Paskibraka dari tingkat kabupaten maupun seluruh kapanewon akan terlibat dalam apel dan aubade. Bersama peserta dari unsur lain, jumlah keseluruhan diperkirakan mencapai sekitar 1.600 orang.
Kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 06.30 WIB dari Alun-alun Wonosari. Seluruh peserta akan berjalan kaki menuju Taman Budaya Gunungkidul dengan mengenakan pakaian bernuansa merah putih. Rute sejauh kurang lebih tiga kilometer itu diperkirakan ditempuh dalam waktu 45 menit hingga satu jam.
Selain diikuti para petugas Paskibraka, kegiatan tersebut juga akan dihadiri Bupati Gunungkidul, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimkap), kepala perangkat daerah, hingga jajaran badan usaha milik daerah (BUMD). Dalam kesempatan itu, Bupati dijadwalkan menyerahkan bendera Merah Putih secara simbolis kepada para petugas sebagai bagian dari rangkaian peringatan Bulan Kemerdekaan.
Nurudin menjelaskan, apel dan aubade bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moril pemerintah daerah kepada calon Paskibraka yang akan menjalani pembinaan intensif.
"Ini menandakan dukungan penuh Pemda kepada para petugas Paskibraka," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul Nani Asyfiyah mengatakan, tahapan pembinaan sebenarnya telah dimulai melalui pelatihan mandiri sejak 22 Juli lalu.
"Kemarin dimulai tanggal 22 Juli," kata Nani.
Ia menambahkan, sebanyak 72 calon Paskibraka tingkat Kabupaten Gunungkidul akan memasuki pemusatan pendidikan dan pelatihan di asrama mulai 4 Agustus hingga 18 Agustus 2026.
"Pemusatan asrama akan dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus besok," ujarnya.
Selama menjalani pembinaan, seluruh peserta akan diasramakan dan tidak diperkenankan pulang hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Karena keterbatasan anggaran, pemusatan pembinaan tahun ini tetap memanfaatkan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di kawasan Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul dengan ruang kelas yang disesuaikan menjadi tempat tinggal sementara bagi para calon Paskibraka. (Cr1)
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja