KLATEN – Kesempatan bagi warga yang sedang mencari pekerjaan kembali hadir di Kabupaten Klaten. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Job Fair Klaten 2026 di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten selama dua hari, Rabu-Kamis (5-6 Agustus 2026).
Sebanyak 51 peserta dari berbagai sektor membuka 6.916 lowongan kerja bagi masyarakat. Bursa kerja tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB di Gedung Sunan Pandanaran RSPD Klaten, Jalan Pemuda Nomor 140, Klaten Tengah.
Kepala Disperinaker Kabupaten Klaten, Luciana Rina Damayanti, mengatakan Job Fair tahun ini diikuti 51 stan yang terdiri atas 31 perusahaan dari Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Tengah, dua Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), lima Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Jepang, dua stan pemangku kepentingan (stakeholder), serta 10 stan wirausaha baru.
"Dari seluruh peserta tersebut tersedia 6.916 lowongan kerja dengan berbagai posisi, mulai dari tenaga produksi, tenaga administrasi, jasa keuangan, penjualan, teknisi, hingga berbagai profesi lainnya," ujar Rina.
Ia menjelaskan, lowongan yang tersedia tidak hanya berasal dari perusahaan di Klaten, tetapi juga dari luar daerah, bahkan membuka kesempatan bekerja di luar negeri.
Antusiasme Pelamar Tinggi
Hari pertama pelaksanaan Job Fair disambut antusias masyarakat. Sejak pukul 07.00 WIB, antrean pencari kerja sudah mengular dari pintu masuk hingga halaman Gedung Sunan Pandanaran. Jumlah pengunjung diperkirakan terus meningkat hingga hari kedua penyelenggaraan.
Melalui Job Fair 2026, Pemkab Klaten menargetkan sedikitnya 2.000 pencari kerja dapat terserap oleh perusahaan yang berpartisipasi.
"Kami berharap Job Fair ini mampu menyerap minimal 2.000 tenaga kerja lokal," katanya.
Menurut Rina, penyelenggaraan Job Fair merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap dunia kerja.
Berdasarkan data ketenagakerjaan Kabupaten Klaten, jumlah penduduk usia kerja mencapai 1.044.241 jiwa dengan angkatan kerja sebanyak 189.894 orang. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka di Klaten tercatat sebesar 3,8 persen.
"Meskipun angka tersebut relatif terkendali, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab untuk terus memperluas kesempatan kerja agar masyarakat usia produktif dapat terserap ke dunia kerja," jelasnya.
Sepanjang 2026, tercatat 3.344 pencari kerja telah mendaftarkan diri pada layanan ketenagakerjaan. Di sisi lain, setiap tahun terdapat sekitar 8.435 lulusan SMK yang memasuki pasar kerja.
"Kondisi ini menunjukkan adanya penambahan angkatan kerja baru yang membutuhkan akses informasi dan peluang kerja yang lebih luas," ujarnya.
Jembatan Pencari Kerja dan Perusahaan
Rina menambahkan, perkembangan dunia usaha di Kabupaten Klaten maupun kawasan industri di sekitarnya terus meningkatkan kebutuhan tenaga kerja yang kompeten.
Baca Juga: DIY Adakan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Berlaku 1 Agustus-30 September 2026
Menurutnya, tantangan utama bukan hanya terbatasnya lapangan pekerjaan, melainkan bagaimana mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kompetensi para pencari kerja secara cepat, tepat, dan terbuka.
"Karena itu diperlukan media yang mampu mempertemukan kedua belah pihak secara efektif. Job Fair menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan penempatan tenaga kerja," katanya.
Selain menyediakan ribuan lowongan kerja, Job Fair Klaten 2026 juga menghadirkan berbagai layanan pendukung, seperti talkshow mengenai peluang bekerja di luar negeri, konsultasi ketenagakerjaan, pelayanan administrasi ketenagakerjaan, hingga layanan khusus bagi penyandang disabilitas.
"Stan layanan disabilitas menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan layanan yang inklusif, mulai dari informasi lowongan kerja, job counseling, hingga pelayanan AK-1 bagi pencari kerja," ujarnya.
Pelamar Merasa Terbantu
Salah seorang pencari kerja, Azizah (24), warga Jotangan, Kecamatan Bayat, mengaku terbantu dengan penyelenggaraan Job Fair tahun ini.
"Alhamdulillah pilihannya banyak. Kami cukup datang ke sini tanpa harus mencari lowongan kerja ke berbagai perusahaan," katanya.
Azizah datang bersama sejumlah temannya. Ia mengaku tertarik melamar pekerjaan di sektor jasa karena proses pendaftarannya dapat dilakukan langsung di lokasi.
"Ribuan lowongan tersedia dan kami bisa langsung menyerahkan lamaran di stan perusahaan. Ini sangat memudahkan pencari kerja," ujarnya.
Job Fair Klaten 2026 dijadwalkan berakhir pada Kamis (6/8/2026) pukul 16.00 WIB. Penutupan kegiatan akan ditandai dengan penyerahan surat panggilan kerja kepada pelamar yang telah lolos proses rekrutmen awal di lokasi acara.
Editor : Bahana.