Wujud Transparansi, Kalurahan Sumberadi Serap Rp 904 Juta Dana Desa, Lolos Uji Kualitas Core Drill

Nanang Febriyanto • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 22:39 WIB
Dari kiri, Ulu-Ulu Kalurahan Sumberadi Indarto, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Suryono, dan Panewu Mlati Dyah Purwanti mengamati ketebalan aspal.
Dari kiri, Ulu-Ulu Kalurahan Sumberadi Indarto, Anggota DPRD Kabupaten Sleman Suryono, dan Panewu Mlati Dyah Purwanti mengamati ketebalan aspal.

SLEMAN - Pemerintah Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keterbukaan anggaran dan mutu pembangunan infrastruktur desa.

Dari total APBKel Murni senilai Rp 1,907 miliar, pencairan Tahap I sebesar Rp 904,54 juta sukses direalisasikan untuk membiayai 12 titik pembangunan fisik.

Kepastian efektivitas dan kualitas fisik dari penyerapan anggaran tersebut dipastikan langsung dalam pengujian core drill (uji ketebalan pengaspalan) Kamis (1/10/2026). 

Ulu-Ulu Kalurahan Sumberadi Indarto, menjelaskan penyerapan dana Tahap I berfokus pada infrastruktur mendesak yang berdampak langsung terhadap mobilitas dan ekonomi warga. Realisasi anggaran Tahap I rampung dikerjakan pada 3–15 Agustus 2026 ini.

"Pencairan Tahap I sebesar Rp 904,54 juta kami alokasikan secara terukur untuk tiga sektor utama, yaitu irigasi, jalan kalurahan, dan jalan lingkungan," terangnya di lokasi pengujian.

Irigasi Pertanian (Rp 128,76 Juta): Pembangunan 1 titik jaringan irigasi di Padukuhan Jumenang Kidul. Jalan Kalurahan (Rp 100 Juta): Pengaspalan jalan sepanjang 216 meter di Padukuhan Cabaan. Jalan Lingkungan (Rp675,78 Juta): Penataan 10 titik jalan pemukiman warga yang tersebar di Padukuhan Bedelan, Kadilangu, Cabaan, Tokerten, Bakalan, Warak Lor, Warak Kidul, Jumenang Lor, Tegal Cabaan, dan Tundan.  

Panewu Mlati Dyah Purwanti mengapresiasi kualitas hasil pembangunan jalan lingkungan tersebut.

Hasil uji core drill di tiga titik mencatatkan ketebalan 2,2 cm, 2,5 cm, hingga 3 cm. Dengan rata-rata 2,5 cm. "Ini sudah memenuhi bahkan melampaui standar minimal," ungkapnya.

Dyah menambahkan proyek infrastruktur ini sejalan dengan visi Bupati Sleman dalam mewujudkan jalan yang aman dan nyaman (dalane alus, dalane padang). Ke depan, Pihak Kapanewon juga berencana mengusulkan penambahan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di lokasi setempat.

Dukungan serupa disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Suryono. Politisi partai Golkar itu menegaskan komitmen legislatif untuk terus mengawal aspirasi pembangunan di kawasan Mlati dan Gamping secara merata. 

"Kami di DPRD Sleman akan terus mengawal pembangunan agar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Pria yang juga berprofesi sebagai bong Supit itu.

Suryono menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dan pengurus padukuhan selanjutnya dalam memelihara fisik jalan agar tidak cepat rusak.

"Pembangunan yang sudah bagus ini tolong dirawat bersama," imbaunya.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Sumberadi Mlati kalurahan sleman pemerintah