SLEMAN - Warga Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, akhirnya bisa mengukir senyum kebahagiaan yang telah lama terpendam.
Perjuangan panjang penuh kesabaran selama delapan tahun menantikan perbaikan akses jalan utama mereka akhirnya berbuah manis di pertengahan Oktober 2026.
Langkah nyata ini menjadi bukti riil komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh warga.
Melalui semangat program unggulan “Dalane Alus dalane Padang”, keselamatan pengendara serta kelancaran aktivitas harian masyarakat kini benar-benar terjamin.
Jalur vital yang menghubungkan ruas Jalan Krikilan - Serut sepanjang dua kilometer tersebut kini telah tampil beda dengan balutan aspal yang mulus.
Pembangunan infrastruktur yang sangat diidam-idamkan warga ini terealisasi dengan menyerap anggaran daerah sebesar Rp 2,5 miliar.
Pengerjaan fisik proyek ini dipercayakan kepada CV Cahaya Mandiri yang berhasil menyelesaikan seluruh prosesnya tepat waktu dalam jangka 120 hari.
Momen penuh kehangatan dan rasa syukur menyelimuti acara tasyakuran peresmian jalan baru yang digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Bupati Sleman H. Harda Kiswaya hadir secara langsung untuk memotong pita peresmian, didampingi oleh Penjabat Lurah Tegaltirto Syukri Tanjung.
Raut wajah gembira terpancar jelas dari sosok pimpinan daerah yang akrab disapa Mbah Harda tersebut saat menyaksikan hasil pembangunan jalan.
Mbah Harda mengungkapkan rasa syukurnya karena fasilitas publik yang berkualitas kini bertambah lagi di wilayah Kabupaten Sleman.
Menurutnya, keberadaan jalan yang halus akan mempermudah pergerakan warga, memperlancar distribusi barang, dan memacu kebangkitan roda ekonomi lokal.
Di hadapan warga yang berkumpul, Mbah Harda dengan penuh kerendahan hati juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan perbaikan yang sempat terjadi.
Ia menjelaskan bahwa adanya efisiensi serta pemotongan anggaran dari pemerintah pusat sempat menjadi kendala utama yang menghambat laju pembangunan daerah.
Kendati demikian, Mbah Harda menegaskan bahwa perhatian Pemkab Sleman untuk kawasan Kapanewon Berbah tidak akan berhenti sampai di sini saja.
Pembangunan infrastruktur berkelanjutan telah dirancang secara matang untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2027 mendatang.
Beberapa agenda penting di antaranya adalah perbaikan ruas Jalan Raya Berbah Utara serta pembangunan jembatan penghubung di sejumlah titik strategis.
Mbah Harda menegaskan tekadnya untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik agar fasilitas publik di Sleman tidak kalah dari kabupaten tetangga.
Sementara itu, rasa haru dan ungkapan terima kasih mendalam dilontarkan oleh Pj Lurah Tegaltirto, Syukri Tanjung, atas terwujudnya impian warga.
Syukri menceritakan bahwa jalan tersebut tercatat terakhir kali tersentuh pengaspalan pada tahun 2001, sehingga kondisinya sempat rusak cukup parah.
Usulan perbaikan yang konsisten dikawal selama delapan tahun melalui Musrenbang ini kini diyakini bakal membawa dampak besar bagi ekonomi dan pendidikan.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Radar Jogja