Program Dalane Alus Dalane Padang: Ruas Krikilan - Serut Sleman Kini Mulus

Iwa Ikhwanudin • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:01 WIB
SIMBOLIS: Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si. didampingi Pj Lurah Tegaltirto Syukri Tanjung, S.Sos saat prosesi potong pita peresmian jalan baru Krikilan - Serut
SIMBOLIS: Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si. didampingi Pj Lurah Tegaltirto Syukri Tanjung, S.Sos saat prosesi potong pita peresmian jalan baru Krikilan - Serut

 SLEMAN - Warga Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, akhirnya bisa mengukir senyum kebahagiaan yang telah lama terpendam.

​Perjuangan panjang penuh kesabaran selama delapan tahun menantikan perbaikan akses jalan utama mereka akhirnya berbuah manis di pertengahan Oktober 2026.

​Langkah nyata ini menjadi bukti riil komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menghadirkan infrastruktur yang aman, nyaman, dan layak bagi seluruh warga.

​Melalui semangat program unggulan “Dalane Alus dalane Padang”, keselamatan pengendara serta kelancaran aktivitas harian masyarakat kini benar-benar terjamin.

​Jalur vital yang menghubungkan ruas Jalan Krikilan - Serut sepanjang dua kilometer tersebut kini telah tampil beda dengan balutan aspal yang mulus.

​Pembangunan infrastruktur yang sangat diidam-idamkan warga ini terealisasi dengan menyerap anggaran daerah sebesar Rp 2,5 miliar.

​Pengerjaan fisik proyek ini dipercayakan kepada CV Cahaya Mandiri yang berhasil menyelesaikan seluruh prosesnya tepat waktu dalam jangka 120 hari.

​Momen penuh kehangatan dan rasa syukur menyelimuti acara tasyakuran peresmian jalan baru yang digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026.

​Bupati Sleman H. Harda Kiswaya hadir secara langsung untuk memotong pita peresmian, didampingi oleh Penjabat Lurah Tegaltirto Syukri Tanjung.

​Raut wajah gembira terpancar jelas dari sosok pimpinan daerah yang akrab disapa Mbah Harda tersebut saat menyaksikan hasil pembangunan jalan.

​Mbah Harda mengungkapkan rasa syukurnya karena fasilitas publik yang berkualitas kini bertambah lagi di wilayah Kabupaten Sleman.

​Menurutnya, keberadaan jalan yang halus akan mempermudah pergerakan warga, memperlancar distribusi barang, dan memacu kebangkitan roda ekonomi lokal.

​Di hadapan warga yang berkumpul, Mbah Harda dengan penuh kerendahan hati juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan perbaikan yang sempat terjadi.

​Ia menjelaskan bahwa adanya efisiensi serta pemotongan anggaran dari pemerintah pusat sempat menjadi kendala utama yang menghambat laju pembangunan daerah.

​Kendati demikian, Mbah Harda menegaskan bahwa perhatian Pemkab Sleman untuk kawasan Kapanewon Berbah tidak akan berhenti sampai di sini saja.

​Pembangunan infrastruktur berkelanjutan telah dirancang secara matang untuk direalisasikan pada tahun anggaran 2027 mendatang.

​Beberapa agenda penting di antaranya adalah perbaikan ruas Jalan Raya Berbah Utara serta pembangunan jembatan penghubung di sejumlah titik strategis.

​Mbah Harda menegaskan tekadnya untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik agar fasilitas publik di Sleman tidak kalah dari kabupaten tetangga.

​Sementara itu, rasa haru dan ungkapan terima kasih mendalam dilontarkan oleh Pj Lurah Tegaltirto, Syukri Tanjung, atas terwujudnya impian warga.

​Syukri menceritakan bahwa jalan tersebut tercatat terakhir kali tersentuh pengaspalan pada tahun 2001, sehingga kondisinya sempat rusak cukup parah.

​Usulan perbaikan yang konsisten dikawal selama delapan tahun melalui Musrenbang ini kini diyakini bakal membawa dampak besar bagi ekonomi dan pendidikan.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Jalan Krikilan Serut Tegaltirto Berbah Infrastruktur Sleman Harda Kiswaya kabupaten sleman