Kredit Pintar kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda melalui dukungan terhadap program yang diinisiasi oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) melalui kegiatan “Pindar Mengajar: Cerdas Mengelola, Bijak Bertransaksi” yang diselenggarakan pada Rabu, 6 Mei 2026, bertempat di Fakultas Ekonomi & Bisnis UPN Veteran Yogyakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kurnia Febra Mikaza - Kepala Divisi Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 1 Kantor OJK Daerah Istimewa Yogyakarta, Yasmine Meylia - Direktur Eksekutif Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI), Pengurus dan Anggota AFPI, termasuk Kredit Pintar yang diwakili oleh Revana Aryani - Head of Risk Kredit Pintar.
Acara dipandu oleh moderator yaitu Tiara Juniar Soewardi - Dosen FEB UPN “Veteran” Yogyakarta dan dibuka oleh Dr. Jamzani Sodik, S.E., M.Si. - Wakil Dekan Bidang Perencanaan Kemahasiswaan Alumni dan Kerja Sama FEB UPN "Veteran" Yogyakarta, yang turut memberikan sambutan serta mendapatkan antusiasme penuh dari para peserta yang terdiri dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Yogyakarta.
Baca Juga: Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra, Performa Smartphone Premium
Tingkatkan Indeks Literasi Keuangan Nasional Melalui Generasi Muda
Sebagai salah satu panelis perwakilan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) Pindar, Revana Aryani, Head of Risk Kredit Pintar menyampaikan bahwa partisipasi dalam program “Pindar Mengajar” merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung peningkatan indeks literasi keuangan nasional.
“Kami percaya bahwa membangun fondasi bangsa dimulai dari generasi muda. Program ‘Pindar Mengajar’ adalah wujud komitmen kami untuk berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan, sehingga masyarakat tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara bijak,” ungkap Revana.
Pada kegiatan ini, Kredit Pintar juga berkesempatan untuk memberikan sesi edukasi bertema “Literasi Keuangan: Kunci Masa Depan Generasi Muda” yang dipaparkan oleh Revana Aryani. “Saat ini banyak anak muda telah menggunakan layanan keuangan digital, namun belum seluruhnya memahami risiko serta cara penggunaan yang tepat. Untuk itu, kami ingin mengajak mahasiswa untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan pribadi sejak dini, mengenali risiko dalam penggunaan layanan keuangan digital, serta mengambil keputusan finansial secara rasional dan bertanggung jawab,” Revana memaparkan.
Berkaitan dengan segmen nasabah dari generasi muda berusia 18-23 tahun, Kredit Pintar mencatat, sepanjang tahun 2025 lalu segmen ini berjumlah 15 persen. Seperti diungkapkan oleh Puji Sukaryadi, Head of Brand & Communications Kredit Pintar, “Sejalan dengan fokus perusahaan dalam memperkuat literasi keuangan generasi muda, Kredit Pintar mencatat bahwa segmen nasabah berusia 18–23 tahun menjadi salah satu kelompok pengguna yang cukup signifikan dalam ekosistem layanan keuangan digital. Data internal menunjukkan bahwa kelompok usia ini mencerminkan tingginya adopsi teknologi finansial di kalangan anak muda, sekaligus menegaskan pentingnya edukasi yang berkelanjutan agar pemanfaatan layanan pinjaman daring dilakukan secara bijak, terukur, dan bertanggung jawab.”
Kredit Pintar sebagai platform pinjaman daring yang berlisensi, terdaftar, dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan hingga saat ini telah diunduh sebanyak 36 juta kali dengan rating Google 4.3 dari 5 dan Apple Store (iOS) dengan rating 4.4 dari 5 dengan dua juta review paling banyak diulas di Google Playstore Indonesia.
Untuk cakupan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, total jumlah penyaluran pinjaman yang telah dikucurkan oleh Kredit Pintar selama tahun 2026 yaitu tercatat sebesar Rp 55 miliar, dari total penyaluran di Pulau Jawa yang mencapai Rp 2,5 triliun.
Sepanjang tahun 2025, Kredit Pintar telah membukukan penyaluran pinjaman lebih dari Rp 9,5 triliun. Sejak berdiri pada 2017, total akumulasi pinjaman yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp 63 triliun, mencerminkan kepercayaan masyarakat sekaligus tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan akses pembiayaan yang inklusif dan terkelola dengan baik.
Generasi Muda Siap Finansial
Program “Pindar Mengajar” diharapkan mampu membangun generasi muda yang lebih siap secara finansial, memiliki kesadaran terhadap risiko, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak dan produktif.
“Melalui kolaborasi antara AFPI, Kredit Pintar sebagai anggota platform Pindar, OJK, dan institusi pendidikan, diharapkan tercipta ekosistem keuangan digital yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan di kalangan generasi muda Indonesia,” tandas Puji Sukaryadi.
Editor : Heru Pratomo