Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Perancangan Ulang Identitas Visual Kajii Recycle Karya Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta sebagai Upaya Penguatan Branding Komunitas

Bahana. • Jumat, 26 Juni 2026 | 12:53 WIB
Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta menunjukkan hasil pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan
Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta menunjukkan hasil pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan

 

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta menggandeng komunitas Kajii Recycle meluncurkan logo untuk memperkuat branding komunitas sekaligus meningkatkan efektivitas komunikasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan.

 

Kajii Recycle selama ini dikenal sebagai elemen komunitas dari Desa Wisata Kajii yang mengolah limbah plastik Desa Kadisoro, Gilangharo, Pandak, Bantul menjadi berbagai produk bernilai, seperti gantungan kunci, aksesori, dan berbagai produk kreatif lainnya. Namun, seiring berkembangnya aktivitas komunitas dan meningkatnya kebutuhan komunikasi publik, identitas visual yang digunakan sebelumnya dinilai belum mampu merepresentasikan visi, misi, dan karakter komunitas secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan identitas visual yang lebih relevan, modern, dan mudah dikenali oleh masyarakat.

 

Desain logo ini adalah hasil karya dari mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta Rafi Saputra, di bawah bimbingan dari dosen Sheila Lestari Giza Pudrianisa, S.I.Kom., M.I.Kom. yang dimana logo baru diharapkan dapat merepresentasikan berbagai aspek penting dari komunitas Kajii Recycle. Dosen pembimbing, Sheila juga menekankan pentingnya logo sebagai elemen utama identitas visual yang berfungsi untuk membedakan produk dari kompetitor dan membantu Kajii Recycle agar lebih menonjol di mata masyarakat.

Unsur-unsur visual yang dimasukkan dalam logo ini meliputi simbol dari dari Desa Wisata Kajii yang icon nya “Ikan Hias” dan juga simbol “Recycle” . Dan elemen-elemen tersebut akan membentuk sebuah simbol “kesatuan” yang mencerminkan apa yang menjadi identitas dari Kajii Recycle dalam visi nya membuat pengolahan slimbah plastik yang modern.

Baca Juga: Rupiah Kembali Melemah, Mendekati Rp 18.000 per Dolar AS

Dalam proses pembuatan logo, mahasiswa terlibat aktif dalam perancangan yang mencakup wawancara dan observasi yang mendalam terhadap kegiatan Kajii Recycle dan dibantu oleh pengelola dari Kajii Recycle, Muhammad Gema Ramadhan. Disini, desainer berupaya memahami nilai-nilai dari Kajii Recycle, lalu mengaplikasikannya dengan prinsip-prinsip komunikasi visual untuk memastikan pesan dari logo ini bisa tersampaikan dengan jelas.

Tahapan awal desainer membuat beberapa sketsa yang nantinya akan dikembangkan di proses digitalisasi. Lalu, desainer juga membuat dan menggabungkan elemen-elemen visual yang original. Tahapan terakhir, setelah beberapa elemen visual menjadi sebuah logo serta pihak Kajii Recycle juga menyetujui,desainer lalu mendaftarkan logo baru ini sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Logo baru dari Kajii Recycle ini telah terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada tanggal 26 Juni 2026, yang memungkinkan Kajii Recycle untuk menggunakan logo baru di berbagai media dan produk secara resmi.

Muhammad Gema Ramadhan selaku pengelola dan tim dari Kajii Recycle mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas dirancangnya identitas visual ini dan mengungkapnkan harapan Kajii Recycle untuk kedepannya.

“Terima kasih kepada saudara Rafi atas andilnya merancang identitas visual untuk Kajii

Recycle ini, semoga kedepannya komunitas ini semakin berdampak untuk masnyarakat dan dapat membantu perekonomian desa” ujarnya.

Editor : Bahana.
#mahasiswa amikom yogyakarta #olah sampah #Universitas Amikom Yogyakarta