Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bangkit dari Bencana, Sekolah Malaka di Aceh Tamiang Resmi Beroperasi

Bunga Faizati Hudianna • Senin, 29 Juni 2026 | 14:38 WIB
Sekolah Malaka yang diinisiasi Ferry Irwandi kini resmi beroperasi dan mulai memberikan pendidikan gratis di Aceh Tamiang. (Foto: Radar Bonang)
Sekolah Malaka yang diinisiasi Ferry Irwandi kini resmi beroperasi dan mulai memberikan pendidikan gratis di Aceh Tamiang. (Foto: Radar Bonang)

RADAR MALIOBORO - Harapan baru bagi pendidikan anak-anak terdampak bencana di wilayah Sumatra bagian utara kini kembali tumbuh. Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Al-Ikhsan, atau yang kini dikenal sebagai Sekolah Malaka, resmi beroperasi di Kampung Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Gedung sekolah baru ini diresmikan langsung oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., pada Sabtu (27/6/2026). Sekolah ini berdiri di atas lahan yang sebelumnya luluh lantak akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor.

Pembangunan Sekolah Malaka merupakan buah dari aksi kemanusiaan digital yang diinisiasi oleh Ferry Irwandi bersama Malaka Project. Melalui aksi siaran langsung (live streaming) selama 24 jam di kanal YouTube pribadinya, Ferry berhasil menghimpun donasi kolektif dari masyarakat sebesar Rp10,3 miliar di platform Kitabisa.

Dana yang terkumpul tersebut kemudian disalurkan untuk berbagai program pemulihan pascabencana, termasuk pembangunan sekolah ini. Proses pembangunan MDTA Al-Ikhsan sendiri dimulai sejak peletakan batu pertama pada (26/1/2026) dan berhasil dituntaskan dalam waktu singkat.

Baca Juga: Mengamati Strawberry Moon 2026, Fenomena ‘Micromoon’ Langka dengan Lintasan Unik

Kini, Sekolah Malaka telah siap sepenuhnya untuk menyambut para murid dengan fasilitas penunjang yang lengkap, mulai dari ruang kelas, meja, bangku, hingga seragam sekolah bagi para siswa.

Melalui unggahan di media sosialnya, Ferry Irwandi mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas rampungnya proyek sosial ini.

“Hari ini Sekolah Malaka di Aceh Tamiang sudah mulai beroperasi, baju seragam juga sudah, bangku sama meja juga sudah. Senang banget lihatnya. Belajar yang rajin ya kawan-kawan muda,” tulis Ferry.

Dalam sambutan Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian luar biasa dari Malaka Project serta Yayasan Cakra Abhipraya Responsif yang dipimpin oleh Putro Anugrah Lindu.

Baca Juga: Indonesia Gugur di Perempat Final BAJC 2026, Catatan Sejarah Beregu Campuran Belum Terpecahkan

“Sinergi kemanusiaan ini adalah wujud nyata kolaborasi yang mengembalikan harapan dan masa depan generasi penerus kita,” ujar Bupati Armia.

Ia juga berharap sekolah ini dapat menjadi simbol bangkitnya kembali pendidikan keagamaan serta formal di Aceh Tamiang, membuktikan bahwa gotong royong mampu membangun kembali infrastruktur yang lumpuh akibat bencana menjadi lebih kuat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Cakra Abhipraya Responsif, Putro Anugrah Lindu, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengawal pemulihan di Aceh Tamiang sejak masa tanggap darurat. Selain mendirikan Sekolah Malaka, yayasan tersebut juga melakukan rehabilitasi terhadap sejumlah fasilitas pendidikan lainnya yang terdampak, seperti TK Islam Nashrullah dan SD Negeri Pantai Cempa. (Bunga Faizati Hudianna).

Editor : Iwa Ikhwanudin
#sekolah malaka #aceh tamiang #sekolah #bencana #bangkit