Beda dari yang Lain, SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Kenalkan Olahraga Golf ke Siswa Baru Saat MPLS, Lahirkan Bibit Atlet

Khansa Qisthi Fathinah • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 11:49 WIB
SMA Islam Al Azhar 9 Jogja menghadirkan terobosan unik dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengenalkan olahraga golf kepada para siswa baru guna mendukung program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH). (Instagram/@official_alazhar9yk)
SMA Islam Al Azhar 9 Jogja menghadirkan terobosan unik dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan mengenalkan olahraga golf kepada para siswa baru guna mendukung program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH). (Instagram/@official_alazhar9yk)

 


RADAR MALIOBORO - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 sudah berakhir.

Sisa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa.

Berbicara MPLS, langkah tak biasa diambil SMA Islam Al Azhar 9 Jogja dalam menyambut peserta didik baru pada tahun ajaran ini.

Jika biasanya MPLS identik dengan seminar ruangan, outbound, atau gim edukatif biasa, sekolah ini justru memboyong 140 siswa barunya ke lapangan golf.

Baca Juga: Tumbuh di Rumah yang Sama, Kenapa Lukanya Beda? Realita Urutan Lahir Lewat Drama Korea Reply 1988

Langkah inovatif tersebut diambil untuk menyelaraskan petunjuk teknis (juknis) MPLS dan kurikulum sekolah dengan instruksi dinas terkait program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH).

Tak sekadar rekreasi, kehadiran olahraga eksklusif ini ditujukan sebagai ajang pemetaan awal potensi (screening) bakat para siswa di bidang olahraga.

Koordinator MPLS SMA Islam Al Azhar 9 Jogja, Ahmad Latif Noor, menjelaskan bahwa pengenalan golf ini menjadi momen tepat untuk memaksimalkan fasilitas milik lembaga.

Sekolah memanfaatkan area driving range yang berada di Asram Edupark, bagian dari Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS).

Baca Juga: Iqbaal Ramadhan Jualan Gorengan Demi Promosi Film Operasi Pesta Copet, Lapaknya Langsung Diserbu Warga

"Yang pertama memang mengikuti juknis dinas terkait program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kedua, kita punya fasilitas driving range di Asram Edupark. Jadi kenapa tidak dimanfaatkan?" ujar Latif, Rabu (22/7/2026). 

Bidik Atlet Muda Potensial

Seluruh siswa baru diwajibkan menjajal olahraga ini dengan kuota minimal 10 kali pukulan.

Menariknya, dari 140 peserta yang hadir, beberapa siswa tampak langsung fasih menguasai teknik dasar meski baru pertama kali memegang stik golf.

"Saat di-screening, beberapa anak ternyata sudah bisa. Memang belum sempurna, tapi mengayun dan memukul bola hingga kena itu tergolong susah untuk pemula," kata Latif.

Proses pemetaan potensi ini dinilai krusial.

Baca Juga: Perpres Transportasi Online Masuki Tahap Final, Pengemudi Ojol Diusulkan Berstatus Pelaku Usaha Mikro

Sekolah menargetkan lahirnya bibit-bibit atlet golf muda yang siap berlaga di tingkat lokal hingga internasional.

Ke depan, siswa yang terdeteksi berbakat akan dimasukkan ke dalam wadah Pembinaan Anak Berbakat (PAB) untuk persiapan kompetisi berbeda dari ekstrakurikuler biasa yang bersifat opsional.

Antusiasme para siswa pun terbilang tinggi. Meski batas minimal hanya 10 pukulan, tak sedikit siswa yang minta porsi tambahan karena ketagihan.

"Kenyataannya banyak yang nambah, mereka penasaran dan memang menikmati," tambah Latif.

Editor : Meitika Candra Lantiva
SMA Islam Al Azhar 9 Jogja Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) golf bibit atlet golf sekolah