RADAR MALIOBORO – Sebanyak 299 siswa SMA Labschool Kebayoran mengikuti Trip Observasi 2026 di Dusun Arjasari, Desa Cikujang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, 24-28 September 2026, tersebut mengajak para siswa belajar langsung dari kehidupan masyarakat pedesaan.
Bukan sekadar pembelajaran di luar ruang kelas, para siswa diajak berinteraksi dengan warga sekaligus mengenal berbagai aktivitas yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat desa.
Salah satu pengalaman yang cukup menarik bagi para peserta adalah kesempatan mencoba membajak sawah menggunakan tenaga kerbau. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman baru bagi siswa yang sehari-hari lebih banyak bersentuhan dengan kehidupan perkotaan.
Trip Observasi 2026 mengangkat tema “Meningkatkan Wawasan Global Berbingkai Indonesia dan Semangat Kearifan Lokal”.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengamati kehidupan masyarakat, tetapi juga melakukan penelitian sederhana mengenai kondisi sosial dan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.
Pengalaman siswa selama berada di Subang turut diperkaya dengan kegiatan lintas budaya. Mereka diperkenalkan dengan berbagai tradisi, kebiasaan, serta nilai-nilai yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat setempat.
Baca Juga: Suarakan Solidaritas, Masyarakat Sipil Taiwan Minta Pemerintah Indonesia Pastikan Hak Keadilan Andri
Para peserta juga diberikan kesempatan mengekspresikan kreativitas melalui pentas seni dan budaya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Trip Observasi sekaligus ruang bagi siswa untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan.
Selain kegiatan sosial dan budaya, siswa mengikuti penjelajahan alam. Aktivitas tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan bekerja sama, membangun kemandirian, sekaligus melatih ketangguhan peserta selama berada di lingkungan yang berbeda dari keseharian mereka.
Rangkaian kegiatan juga mendorong siswa menerapkan berbagai kebiasaan positif. Mulai dari bangun pagi, berolahraga, belajar, berinteraksi dengan masyarakat, hingga belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan kelompok.
Bagi SMA Labschool Kebayoran, Trip Observasi bukan sekadar kegiatan tahunan. Program tersebut merupakan bagian dari tradisi pembelajaran yang telah berlangsung sejak 2001.
Konsep pembelajaran dilakukan dengan menjadikan kehidupan nyata sebagai ruang belajar bagi siswa. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku maupun ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dengan tinggal dan beraktivitas bersama warga, para siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih dekat mengenai kehidupan masyarakat Indonesia yang beragam.
Lebih dari itu, pengalaman selama berada di desa diharapkan dapat menanamkan nilai kepedulian, gotong royong, kemandirian, serta penghargaan terhadap kearifan lokal.
Editor : Bahana.