RADAR JOGJA - Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono (HB) X angkat bicara menanggapi pernyataan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando terkait politik dinasti di DIY.
HB X tak mempermasalahkan pernyataan tersebut.
"Komentar boleh, komentar kok nggak boleh, boleh saja," katanya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jogja, Senin (4/12/2023).
Ngarso Dalem itu hanya menjalankan konstitusi yang ada.
"Dinasti atau tidak terserah dari sisi mana masyarakat melihatnya," tandasnya.
Pada prinsipnya, DIY diakui keistimewaannya dari asal-asulnya.
Dan menghargai sejarah tersebut.
"Itu aja, bunyi UU Keistimewaannya itu. Tapi kalimat dinasti atau nggak di situ (undang- undang) juga nggak ada, yang penting kita bagian dari republik dan melaksanakan keputusan UU yang ada. Ya diubah dulu aja kalau dianggap dinasti UUD-nya," jelasnya.
Baca Juga: Kebobolan di Menit Akhir, Manchester City Gagal Raih Tiga Poin Atas Tottenham
Raja Keraton ini juga tak ikut campur dengan aksi rakyat DIY untuk berunjuk rasa di Kantor DPW PSI DIY Senin (4/11/2023).
"Ya silakan saja itu masyarakat, yang penting saya tidak menyuruh," tambahnya. (wia/iwa)