RADAR MALIOBORO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kebumen memasang target partisipasi pemilih pada pemilu 2024 sebesar 70%. KPU telah melakukan banyak upaya untuk mencapai tujuan tersebut.
Komisioner KPU Kebumen Muhammad Sobir menerangkan, berbagai upaya telah dilakukan melalui pendekatan segmentif bagi pemilih pemula maupun pemilih lawas. Sejauh ini, kata Sobir, KPU rutin menggelar sosialisasi dengan menyasar kelompok masyarakat.
Sobir menjelaskan, target partisipasi pemilih yang dipatok jauh lebih tinggi dibandingkan pemilu sebelumnya. Tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 2019 sebesar 67,3%. Dia juga optimistis tingkat partisipasi pada pemilu 2024 bisa melebihi target. "Harapan kami target partisipasi masyarakat 70 persen. Syukur bisa lebih. Jadi kami hanya menetapkan angka yang realistis. 70% luar biasa,” katanya Rabu (6/12).
KPU Kebumen, lanjut Sobir, akan mengoptimalkan partisipasi dari generasi Z. Kategori pemilih pemula tersebut menjadi perhatian khusus karena memiliki persentase cukup banyak. Selain itu, KPU juga mengincar para pemilih dari kalangan perempuan. "Anak muda dengan istilah Gen Z sekarang cukup mendominasi ya. Kami ajak mereka tidak apatis dan peduli untuk menyalurkan hak pilih," bebernya.
Kendati begitu, ungkap Sobir, KPU juga memiliki tantangan besar dalam mengejar target partisipasi. Yakni, sebagian masyarakat Kebumen kini hidup di perantauan. "Dari jumlah data yang ada, sebagian ada yang merantau dan lain-lain," bebernya.
KPU Kebumen mencatat, daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2024 di Kebumen sebanyak 1.075.219 pemilih. Terdiri dari laki-laki sebanyak 542.218 orang dan perempuan 533.001 orang. DPT tersebut tersebar di 4.831 TPS.
Ketua Bawaslu Kebumen Amin Yasir mengatakan, pihaknya akan mengerahkan segenap komponen untuk mengawasi setiap tahapan Pemilu 2024. Dia memastikan para pengawas Pemilu mulai dari tingkat kecamatan hingga desa paham dengan tugas yang diemban.
"Seluruh jajaran kami siap melaksanakan tugas pengawasan Pemilu. Mereka selalu kami tekankan menjaga integritas agar hajat demokrasi ini bermartabat," ucapnya. (fid/ila)
Editor : Reren Indranila