Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

AHY Sebut 2.086 Hektare Lahan di IKN Masih Bermasalah

Marsa Andiny Putri • Kamis, 18 April 2024 | 22:04 WIB
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono saat open house Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/4/2024).
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono saat open house Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H di Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/4/2024).

RADAR MALIOBORO - Menteri Pertanian dan Perencanaan Daerah/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan, lahan di Ibu Kota Negara (IKN) seluas 2.086 hektare (ha) masih bermasalah. Pasalnya, negara tersebut belum tersertifikasi.

Baca Juga: Hindari Mesin Mogok, Begini 5 Cara Memanaskan Mobil yang Jarang Dipakai. Apa Saja?

Dia mengaku pihaknya sebenarnya siap melakukan sertifikasi terhadap lahan tersebut. Namun implementasi rencana tersebut terkendala oleh beberapa faktor di luar lingkup dan kompetensi Kementerian ATR/BPN yang belum final. Hal ini mencakup proses kompensasi dan penanganan dampak sosial.

Baca Juga: Hasil Moto GP Amerika 2024: Vinales Kembali Unjuk Gigi, Marquez Belum Raih Keberuntungan

Dia menegaskan, masalah tersebut harus diselesaikan sebelum sertifikat tanah bisa terbit. AHY menyebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak otorita IKN, termasuk pemerintah daerah setempat.

”Yang pasti, kita ingin meyakinkan ini bisa terus berjalan dan jangan sampai ada hak-hak masyarakat yang dikorbankan,” ujarnya di Jakarta kemarin (16/4).

Baca Juga: Hanya Ada Satu Didunia, Kolaborasi Volkswagen dan Porsche, Lahirnya VW 39 yang Legendaris

Penyelesaian masalah 2.086 ha lahan di IKN itu sebelumnya juga telah disinggung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja ke IKN pada akhir Februari lalu. AHY pun menyampaikan komitmennya dalam membangun ibu kota negara baru di Kalimantan Timur itu. Pada tahap awal pembangunan, dia menjanjikan, kementeriannya akan fokus menangani masalah pertanahan di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP).

Baca Juga: Pecinta Film Animasi Ini Merapat! Aktor Keanu Reeves Perankan Shadow di Sonic 3, Apakah Benar?

Kemudian, pada rapat kerja nasional bulan lalu, AHY menjelaskan bahwa kementeriannya telah menyelesaikan sembilan rencana detail tata ruang (RDTR) IKN. Selain itu, 10 dari 21 paket pengadaan tanah juga telah tuntas dikerjakan. Sehingga total progres pengadaan paket tanah di IKN yang telah diselesaikan Kementerian ATR/BPN mencapai 80 persen.

Baca Juga: Bos Besar Apple Tim Cook Tiba di Indonesia, Langsung Cicipi Sate Ayam

Pada bagian lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, progres pembangunan rumah tapak untuk para menteri di IKN sudah mencapai 80 persen. Dari total 36 unit rumah, empat unit telah rampung dan sisanya tinggal finishing. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#IKN #Ibukota Nusantara