Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

PDIP Berpotensi Menjadi Oposisi, Kubu Prabowo Masih Berusaha Merayu

Wulan Destiana Maharani • Sabtu, 27 April 2024 | 13:14 WIB
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Ahmad Muzani bersama tim TKN saat konferensi pers di Kartanegara, Jakarta, Senin (22/4/2024).
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Ahmad Muzani bersama tim TKN saat konferensi pers di Kartanegara, Jakarta, Senin (22/4/2024).

RADAR MALIOBORO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai menunjukkan tanda-tanda akan berada di luar pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hal serupa diungkapkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Kendati demikian, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan Prabowo tetap bersedia berkomunikasi dengan parpol mana pun. Prabowo akan  mengumpulkan kekuatan sebesar-besarnya dan masuk pemerintahanya.

Baca Juga: Kenali Makna di Balik Mimpi Bertemu dengan Seseorang, Salah Satunya Mimpi Orang Tercinta Berarti Sedang Rindu

“Kita akan mengajak seluruh kekuatan, semua pemimpin untuk bersama-sama membangun Indonesia ke masa depan,” kata Muzani kepada wartawan, Jumat (26 April).

Muzani pun tak menampik, rencana pertemuan antara Prabowo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri masih terus dibicarakan. Namun implementasinya belum bisa dipastikan.

“Kami sedang membangun komunikasi ini dan kami merencanakan komunikasi yang dikehendaki Insya Allah,” jelasnya.

Baca Juga: Generasi 90-an Merapat, Westlife akan Menggelar Konser di Yogyakarta, Harga Tiket Konser Dimulai dari Harga Segini

Muzani mengaku komunikasi dengan elite PDIP juga  lancar. Seperti  putri Megawati, Puan Maharani.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo menghormati kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. 

Namun menegaskan tak akan bergabung dalam pemerintahan koalisi Prabowo-Gibran.

Baca Juga: Ini Dia 5 Manfaat Mengonsumsi Jeruk Nipis Bagi Kesehatan, Cegah Batu Ginjal Hingga Kesehatan Jantung

Ganjar memilih keluar dari pemerintahan. Ia menegaskan, meski mendapat tentangan, keputusan tersebut tetap merupakan keputusan terhormat.

"Saya sudah menjawabnya berkali-kali, tapi mari kita bedakan antara sikap politik dan penghormatan terhadap pemenang. Saya menghormati yang menang, tapi sikap politik saya lebih baik  di luar," kata Ganjar, Kamis, 25 April, di Sleman, Jogjakarta.

Baca Juga: Beginilah Statistik Mentereng Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Skuad Garuda Muda yang Layak Memenangi Pertandingan

Meski dirinya merupakan petinggi Partai PDI-Perjuangan, Ganjar mengaku belum mengetahui keputusan partai yang mengusung simbol kepala banteng moncong putih itu terkait  dinamika politik ke depan.

Namun, ia yakin setelah mendengar sikap dan pernyataan Megawati Soekarnoputri, PDIP bisa menjadi partai oposisi. “Belum memutuskan, tetapi kalau saya lihat statement nya Bu Mega, saya rasanya iya, diluar pemerintahan,” tegasnya. ***

Editor : Iwa Ikhwanudin
#oposisi #pdip #prabowo