RADAR MALIOBORO – Senin, 27 Oktober 2025, Kunjungan Raja Charles ke Katedral Lichfield berubah tegang ketika seorang pengunjuk rasa melontarkan pertanyaan soal hubungan Pangeran Andrew dengan terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.
Baca Juga: Makna Simbolik Gunungan, Penjaga Keseimbangan dalam Pertunjukan Wayang Kulit
Dalam rekaman video, pria tersebut mempertanyakan sejak kapan Raja mengetahui kedekatan saudaranya dengan Epstein dan menuding adanya upaya penutupan oleh pihak berwenang. Ia juga menyinggung apakah keluarga kerajaan seharusnya bisa diperdebatan di parlemen.
Baca Juga: Museum Sonobudoyo, Destinasi Edukasi Budaya dengan Koleksi Terlengkap Kedua di Indonesia
Meski tidak menanggapi langsung, Raja tetap menyapa warga yang telah menunggu. Sorakan “God Save The King” dan “tiga sorakan untuk Raja” terdengar dari para pendukung. Beberapa warga bahkan meminta pelukan dari sang Raja, sementara seorang perempuan menyuruh pengunjuk rasa untuk diam.
Baca Juga: Kisah Legendaris Tokoh Punakawan Dalam Pewayangan Jawa yang Penuh Filosofi dan Makna
Skandal Pangeran Andrew kembali mencuat setelah tuduhan pelecehan seksual dalam memoar anumerta Virginia Giuffre. Andrew telah menyelesaikan kasus secara finansial pada tahun 2022 dan melepaskan gelarnya awal bulan ini, namun tetap membantah semua tuduhan.
Baca Juga: Sejarah dan Perkembangan Wayang Kulit Nusantara, Warisan Budaya yang Tetap Hidup di Tanah Jawa
Sorotan publik kini bergeser ke gaya hidup mewah Andrew, termasuk sewa murah Royal Lodge di Windsor. Desakan agar ia dipanggil ke parlemen meningkat, namun pemerintah menolak memberi waktu untuk membahasanya. Istana Buckingham belum memberikan komentar resmi.
(Hanifah Okta)