Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Raja Charles Dihadapkan Protes: Ketegangan Lama Keluarga Kerajaan Kembali ke Permukaan

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:42 WIB

Raja Charles menghadiri upacara di National Memorial Arboretum sebelum dicemooh di Lichfield (Sumber: BBC)
Raja Charles menghadiri upacara di National Memorial Arboretum sebelum dicemooh di Lichfield (Sumber: BBC)


RADAR MALIOBORO – Senin, 27 Oktober 2025, Kunjungan Raja Charles ke Katedral Lichfield berubah tegang ketika seorang pengunjuk rasa melontarkan pertanyaan soal hubungan Pangeran Andrew dengan terpidana pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. 

Baca Juga: Makna Simbolik Gunungan, Penjaga Keseimbangan dalam Pertunjukan Wayang Kulit

Dalam rekaman video, pria tersebut mempertanyakan sejak kapan Raja mengetahui kedekatan saudaranya dengan Epstein dan menuding adanya upaya penutupan oleh pihak berwenang. Ia juga menyinggung apakah keluarga kerajaan seharusnya bisa diperdebatan di parlemen. 

Baca Juga: Museum Sonobudoyo, Destinasi Edukasi Budaya dengan Koleksi Terlengkap Kedua di Indonesia

Meski tidak menanggapi langsung, Raja tetap menyapa warga yang telah menunggu. Sorakan “God Save The King” dan “tiga sorakan untuk Raja” terdengar dari para pendukung. Beberapa warga bahkan meminta pelukan dari sang Raja, sementara seorang perempuan menyuruh pengunjuk rasa untuk diam.

Baca Juga: Kisah Legendaris Tokoh Punakawan Dalam Pewayangan Jawa yang Penuh Filosofi dan Makna
 
Skandal Pangeran Andrew kembali mencuat setelah tuduhan pelecehan seksual dalam memoar anumerta Virginia Giuffre. Andrew telah menyelesaikan kasus secara finansial pada tahun 2022 dan melepaskan gelarnya awal bulan ini, namun tetap membantah semua tuduhan. 

Baca Juga: Sejarah dan Perkembangan Wayang Kulit Nusantara, Warisan Budaya yang Tetap Hidup di Tanah Jawa

Sorotan publik kini bergeser ke gaya hidup mewah Andrew, termasuk sewa murah Royal Lodge di Windsor. Desakan agar ia dipanggil ke parlemen meningkat, namun pemerintah menolak memberi waktu untuk membahasanya. Istana Buckingham belum memberikan komentar resmi. 

(Hanifah Okta)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kunjungan #pengunjuk rasa #pangeran charles #tegang