TEHERAN – Di tengah ketegangan di Selat Hormuz, Iran memberikan lampu hijau bagi satu kapal tanker berbendera Thailand untuk melintas dengan selamat.
Pihak Iran menyatakan menghargai persahabatan bilateral dan “tidak akan melupakan teman-temannya”, Selasa (24 Maret 2026).
Menurut pernyataan yang dikutip Khaosod English, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi kapal tanker milik Bangchak Corporation berhasil melintas Selat Hormuz setelah koordinasi dengan pemerintah Thailand dan Oman.
Kapal tersebut kini sedang menuju Samudra Hindia dan diperkirakan tiba di Thailand awal April 2026 dengan muatan minyak mentah.
Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow menyebutkan bahwa pihaknya telah mengajukan daftar dua kapal Thailand ke otoritas Iran.
Satu di antaranya, tanker Bangchak, mendapat izin melintas.
Upaya serupa masih dilakukan untuk kapal kedua yang dioperasikan SCG Chemicals.
“Koordinasi ini menunjukkan komitmen Iran terhadap negara sahabat,” ujar sumber diplomatik Thailand yang dikutip Bangkok Post.
Kabar positif ini muncul hanya 13 hari setelah kapal kargo berbendera Thailand, MV Mayuree Naree, diserang di perairan dekat Selat Hormuz pada 11 Maret 2026.
Kapal tersebut terkena proyektil, mengakibatkan kebakaran hebat di ruang mesin.
Dari 23 awak kapal, 20 orang berhasil dievakuasi oleh Angkatan Laut Oman, sementara tiga pelaut Thailand masih hilang hingga kini.
Thailand telah menyampaikan protes keras dan meminta klarifikasi serta permintaan maaf resmi dari Iran.
Meski demikian, hubungan historis kedua negara yang terjalin sejak era Kerajaan Ayutthaya tetap menjadi modal diplomasi.
Pemerintah Thailand terus berupaya menjaga netralitas dan memastikan keselamatan pelaut serta jalur perdagangan nasional di tengah konflik regional yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pasokan minyak dunia, termasuk impor minyak mentah ke Thailand.
Serangan terhadap kapal-kapal komersial dalam dua pekan terakhir sempat memicu kekhawatiran kelangkaan bahan bakar di Tanah Air.
Keberhasilan melintasnya kapal Bangchak diharapkan menjadi sinyal positif bagi kelancaran rantai pasok energi nasional.
Pemerintah Thailand melalui Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan negara-negara tetangga serta organisasi maritim internasional untuk melindungi kepentingan pelayaran nasional. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin