SLEMAN – Dinamika politik di Kabupaten Sleman mulai menghangat.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sleman resmi menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) sebagai langkah awal konsolidasi menuju pemilu mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Puri Mataram Resto, Kamis (2/4/2026), ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan digelar Sabtu (4/4/2026).
Muspimcab sekaligus menjadi sinyal bahwa PKB Sleman mulai memanaskan mesin politiknya.
Fokus utama diarahkan pada penguatan internal partai serta penyusunan strategi pemenangan pemilu.
Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memastikan soliditas partai.
“Muspimcab menjadi langkah awal agar Muscab berjalan kondusif dan efektif, sekaligus memperkuat target peningkatan suara dan kursi di DPRD Sleman,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Ketua DPC PKB Sleman, R. Agus Choliq, menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) serta memaparkan program kerja di hadapan peserta yang terdiri dari jajaran pengurus harian, fraksi, hingga ketua DPAC se-Kabupaten Sleman.
Seluruh peserta secara bulat menerima LPJ dan menyepakati program kerja lima tahun ke depan.
Keputusan itu kemudian disahkan dalam sidang pleno yang dipimpin oleh DPW PKB DIY.
Selain itu, isu pemilihan Ketua DPC juga menjadi perhatian dalam Muspimcab.
Umaruddin mengungkapkan, sejumlah nama calon telah diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui tim penataan struktur.
“Nama-nama kandidat akan diumumkan saat Muscab. Para calon wajib mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) di tingkat DPW dan DPP,” tegasnya.
Dengan mekanisme seleksi berlapis tersebut, keputusan akhir berada di tangan DPP PKB.
Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga kualitas kepemimpinan sekaligus memastikan arah politik partai tetap solid dan terarah ke depan. (naf)
Editor : Iwa Ikhwanudin